Panca dan Dendam Sophia

Panca dan Dendam Sophia

  • WpView
    Reads 91,012
  • WpVote
    Votes 13,832
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 1, 2022
Pemenang Wattys 2022 kategori Wild Card --------------------------------- Tanpa banyak bicara lagi, sarapan pun berlangsung. Sebagaimana sarapan bersama di pagi hari, para gadis menyantap roti dan sup di sebuah mangkok yang disediakan oleh koki khusus. Ada seorang pria berjas hitam yang berdiri di sudut ruangan begitu tajam menatap orang-orang yang menyiapkan sarapan. Dia terlihat angkuh karena mengangkat dagunya serta menurunkan bibirnya seraya tanpa banyak berkata. Dia pasti penanggung jawab kegiatan sarapan pagi ini, pikir Sophia. Sophia menatap Tuan Gubernur sambil tersenyum. Dia merasa geli melihat sup remahan roti menyangkut di kumis pirang yang menjuntai hingga hampir menyentuh dagu. Tapi, rasa geli itu berubah ketika gadis itu melihat sesuatu yang tidak biasa. Sesuatu yang tidak lumrah ada di atas meja makan. "Aghhhh!" gadis itu menjerit. ------------------------------- Sophia menjadi anak gadis yang tumbuh di Panti Asuhan. Menurutnya, panti asuhan menjadi tempat "mengerikan" bagi seorang anak berumur 10 tahun. Sophia merasa jika lara yang diterimanya selama ini karena ulah para pejabat di Batavia. Untuk itu, dia ingin membalaskan dendamnya. Gadis itu mendapatkan petunjuk untuk balas dendam dari sebuah buku. Sophia mendapatkan buku itu dari seseorang yang sengaja menulis dan mencetaknya khusus untuk anak itu. Bukan kebetulan, Panca mengenal gadis itu. Lalu, dia berusaha mencari alasan kenapa Sophia membalas dendam? Siapakah orang yang ada di balik gadis kecil itu? Apakah dia bertindak sendirian? --------------------- Selamat membaca #SerialPanca selanjutnya. Masih berlatar masa Hindia Belanda akhir abad 19. Tidak bermaksud menyajikan cerita aksi atau silat. Adapun adegan aksi yang ada di dalamnya dimaksudkan untuk memperindah cerita. Terima kasih sudah berkomentar dan memberi tanda bintang. Semoga terhibur ....
All Rights Reserved
#10
serialpanca
WpChevronRight
Series

Serial Panca

  • Panca dan Harta Karun VOC
    64 parts
  • Panca dan Misteri Gua Kelelawar
    58 parts
  • Panca dan Manusia Api
    67 parts
  • Panca dan Sang Pemburu
    74 parts
  • Panca dan Pembongkar Makam
    76 parts
  • Panca dan Tragedi Lumbung Padi
    68 parts
  • Panca dan Tiga Gadis Tangguh
    75 parts
  • Panca dan Prahara Rumah Jagal
    73 parts
  • 66 parts
  • Panca dan Pembunuh Bayaran
    57 parts
  • Panca dan Tragedi Pulau Haji
    54 parts
  • Panca dan Amarah Sophia
    59 parts
  • Panca dan Petaka Sumur Tua
    63 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Panca dan Tragedi Pulau Haji
  • Hai, Selesai.
  • Bunga Dan Pedang [TAMAT]
  • Visions of All the Things I Did [END]
  • ANASTORY [END]
  • Panca dan Pembongkar Makam
  • Arqisy {END}  -REVISI
  • Accidental Marriage
  • Panca dan Prahara Rumah Jagal
  • Rendezvous [Completed]

Semua mata tertuju pada suasana pulau yang berbeda sebagaimana hari-hari sebelumnya. Tidak ada lagi keramaian. Tidak ada kapal bahkan sebuah sampan pun tidak ada yang bersandar di dermaga. Malam sudah menjelang, tetapi tidak ada satu pun lampu menyala. "Tuan, bukankah biasanya di sini ramai oleh orang-orang yang akan berangkat haji?" laki-laki bertubuh tinggi bertanya keheranan. "Iya, di sini tempat orang-orang yang akan berangkat ke Arab dikumpulkan." "Tapi, sekarang mereka ke mana?" ------------------------------------ Satu lagi #SerialPanca yang masih mengisahkan seorang anak remaja bernama Panca dengan segala problematika di sekitarnya. Berlatar masa Hindia-Belanda akhir abad 19 dan awal abad 20 di Batavia dan sekitarnya. Terima kasih sudah berkunjung, memberi tanda bintang dan berkomentar. Semoga terhibur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines