What We Call Love

What We Call Love

  • WpView
    Membaca 2,013
  • WpVote
    Vote 242
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 30, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Seseorang pernah berkata, terkadang manusia bisa menyukai orang yang tepat, namun di waktu yang salah. Faven tidak tahu apakah ia termasuk golongan orang yang pernah menyukai orang yang tepat, namun di waktu yang salah. Tapi apakah sekarang adalah waktu yang tepat? Apakah perasaannya akan sama seperti dulu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#777
indonesian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • With You Until Jannah
  • Fragment (Golden Tree The Series Two)
  • PERJODOHAN (Matchmaking) [END]
  • OBSESSED with your body(END)
  • Soulmate (SEBAGIAN PART DI HAPUS KARENA SUDAH TERBIT)
  • Love Line
  • FANTASTIC
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • doremi, abaikan saja; kseung✓

Kata orang "Jatuh cinta sebelum menikah adalah sebuah ujian yang sangat berat" Ya, ternyata kata tersebut adalah sebuah kebenaran. Seperti yang Agam alami saat ini, ia mencintai sahabat nya sendiri,saat ia duduk di bangku SMA. Sangat sulit baginya untuk menahan nafsu yang bergejolak di hatinya,beruntung Agam bisa menahannya. pada dasarnya cinta bukanlah sesuatu yang kotor,ia suci jika di bingkai dengan sesuatu yang halal,tetapi akan menjadi kotor apabila di bingkai dengan sesuatu yang haram. Untuk itu Agam memilih mencintai sahabatnya dalam diam,ia tidak ingin menjerumuskan, wanita yang ia cintai dalam kemaksiatan,di dalam sujud nya ia tak pernah lupa melangit kan nama wanita tersebut,dengan harapan akan di persatukan dalam sebuah ikatan pernikahan. Namun apa jadinya jika ia mengetahui bahwa wanita yang ia cintai selama ini adalah wanita yang juga di cintai oleh kakaknya sendiri ? Apakah Agam harus menyerah atau kah sebaliknya? Yuk ngehalu bareng hihi jangan lupa pantau terus cerita nya Agam ya, jangan lupa mampir kemari saya sangat senang jika kalian berkenan untuk singgah di cerita ini .🤞 (Dilarang plagiat,coba belajar menghargai karya orang lain)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan