Seandainya

Seandainya

  • WpView
    Reads 1,274
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 7, 2023
WpInfo
Fanfic
IZ*ONE
Bagi Hitomi, Minju adalah belahan jiwa. Soulmate. Seseorang yang mengerti tanpa perlu ia bicara. Seseorang yang memahami tanpa perlu ia berkata. Dan Hitomi tak ingin melepas. Seandainya bisa, Hitomi tak ingin melepas. Bagi Minju, Hitomi adalah semua yang ia inginkan dalam hidup. Jika Hitomi ada, maka dunianya akan baik-baik saja. Jika Hitomi di sisinya, ia akan mampu menghadapi apa saja. Seandainya bisa, Minju tak ingin menyerah. Namun, ada banyak hal yang tak bisa dipaksakan. Ada hal-hal yang seberapa keras pun mereka berusaha, takkan mampu mereka raih. Ada tembok besar yang mesti mereka runtuhkan, namun sayangnya, tak satupun rela menghancurkan tembok yang membatasi mereka dengan akhir bahagia.
All Rights Reserved
#145
chaewon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mianhae Hyung || So Junghwan {SEDANG DIREVISI}
  • UNDERISABLE [IZ*ONE]
  • Diamond In DREAMCATCHER
  • _LOST SMILE AND LIGHT_
  • SEMANTIC ERROR
  • Can You Stay? - Kagehina
  • Lost and Found

{END} Honesty is expensive, therefore never underestimate people who tell the truth. So Junghwan, si bungsu dengan senyuman yang seolah melukis kesempurnaan, hidup dalam sunyi yang menggigit. Bukan karena ia tak ingin bersuara, tapi karena dunia memilih untuk tak mendengar. Luka-luka tak kasat mata menggores dalam, sementara rasa sakit di sekujur tubuhnya menjadi pengingat kejam bahwa bahkan bernapas pun bisa terasa seperti hukuman. Namun, di tengah kehampaan itu, ada doa yang terus ia bisikkan kepada langit yang tak pernah menjawab. "If I could live again," pikirnya, sambil menatap bintang-bintang yang terasa begitu jauh, "I'd wish to know how it feels to be loved by all my Hyungs." Harapan itu kecil, rapuh, tapi indah-seperti kelopak bunga yang mekar meski dikelilingi musim dingin. Bahkan di dunia yang dingin, Junghwan percaya, cinta- sekecil apa pun- adalah alasan untuk tetap melangkah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines