Bagi Solar Light, hidup ini adalah tentang menjadi yang nomor satu. Dan bagi Halilintar Viex Thunderstorm, hidup ini adalah tentang memastikan Solar tidak pernah mendapatkan posisi itu dengan mudah. Nama mereka berdua selalu bersanding di papan pengumuman sekolah, dipisahkan oleh garis tipis yang menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah minggu ini. Jika Solar mendapat nilai 98 di ujian Fisika, Halilintar akan tersenyum miring dengan nilai 99-nya. Jika Halilintar memenangkan kompetisi lari 100 meter, Solar akan menyusul di posisi kedua, hanya terpaut sekian milidetik di belakangnya. Mereka adalah minyak dan air. Magnet dengan kutub yang sama. Mereka adalah definisi dari rival abadi. !!!WARNING!!! -Cerita ini hanya fiksi belaka! -Jika tidak suka ship tolong keluar! -Semua tokoh sudah 18+ keatas! -Boboiboy hanya milik Monsta, saya hanya meminjam karakternya saja! Bagaimana kelanjutan dari cerita ini? Pantau terus sampai selesai!! ENJOY THE STORY!!!
Detail lengkap