We School : Sesak

We School : Sesak

  • WpView
    Reads 4,003
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 25, 2022
"Pokoknya, aku harus kuliah kedokteran!" seru Adhis penuh semangat. "aku harus sukses dan bikin mama bangga." Semangat membara tersebut selalu diucapkan oleh gadis kelas 12 yang penuh prestasi itu. Hingga suatu hari, ia mengalami musibah. Bermula saat kedatangan seorang guru baru yang tampan ke We School. Namanya Alexander Reinhard guru olahraga sekaligus bahasa Jerman. Awalnya guru tersebut terlihat menyenangkan. Karakternya yang friendly dan easy going membuatnya sangat disukai oleh rekan gurunya lainnya. Wajah tampannya juga membuatnya digilai oleh para siswi We School Senior High termasuk Adhis. Ia menjadi guru favorit anak - anak menggeser posisi Karin, guru Matematika. Sampai suatu ketika, Karin mulai mencium bau gelagat aneh terhadap guru baru tersebut. Sayangnya, Alex sangat manipulatif, pintar menutupi kebusukannya termasuk pelecehan yang sudah ia lakukan terhadap Adhis. Saat Karin menceritakan kecurigaanya kepada suaminya yang juga mengajar di We School dan juga rekan guru lain, semua malah menganggap Karin gila dan problematik. Bagi mereka, Alex yang yang sangat disukai semua orang, mana mungkin melakukan hal itu. Karin bahkan sampai cekcok dengan suaminya, Irvan guru biologi. Tak ada yang mau memercayai Karin. Tiba - tiba saja Adhis berubah. Ia terlihat depresi hingga hamil, barulah semuanya terbongkar. Itu belum seberapa, masih banyak sisi gelap Alex yang belum terbongkar. Setelah diperkosa oleh gurunya, Adhis merasa hidup sudah tak berpihak lagi kepadanya. Dirinya selalu diliputi rasa ketakutan dan bersalah. Entah apakah impiannya menjadi dokter masih akan terwujud? Apakah Adhis dapat menjalani hidup normal kembali? Apakah Alex akan diberikan hukuman yang setimpal? Ini tak hanya menceritakan yang suram - suram saja. Tapi juga kondisi sekolah bernama We School yang fun. Mulai dari kenakalan remaja pada umumnya hingga karakter para gurunya yang unik.
All Rights Reserved
#536
bullying
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramu mencintaiku.
  • Day Of The Dead
  • Benci Dan Cinta (✔)
  • Marriage A Bad Girl [COMPLETED]
  • PROMISE {PINDAH KE HINOVEL}√
  • Back Then, I Was Just A Child!
  • Air Mata Elara
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Anxiety

Copyright © 2013 by luthfia_AF WARNING: CERITA BELUM DIREVISI SAMA SEKALI, KESALAHAN DALAM PENULISAN DAN INFORMASI YANG TERMUAT DI DALAMNYA DIBIARKAN APA ADANYA. TERIMAKASIH UNTUK PENGERTIANNYA. Alifia dewi shashani. Cewek manis yang ceria dan hiperaktif banget. Punya banyak teman dan selalu bisa membuat orang tersenyum. Walaupun dia lahir di keluarga yang sibuk dengan urusannya masing-masing, dia selalu berusaha ceria dan mencari banyak teman. Lalu hidupnya menjadi terasa sangat berarti ketika dia masuk ke sebuah SMA Favorit di kotanya, SMA Liakan. Bagaskara aditya. Cowok kelas 11 yang ganteng, keren, dan ramah. Punya fans bejibun dan bersahabat dengan cewek paling cantik di sekolah namun tomboy dan banyak tingkah. Dia lahir di keluarga yang berantakan, sebagai anak tunggal yang memiliki orangtua yang nggak rukun. Kemudian dia ditunjuk menjadi panitia MOS untuk anak baru, dan dia melihat cewek manis yang membuatnya selalu penasaran. Semua kebahagiaan mendadak lenyap disaat Al mengetahui tentang penyakitnya. Senyum, tawa, ceria, segalanya hilang. Bagas terus berusaha membuat Al semangat, sampai pada akhirnya Bagas berkata "Aku bakal kasih kebahagiaanku buat kamu, asalkan kamu mau balik jadi Al yang dulu. Aku mohon." "Apa kamu bahagia, Gas? Aku harap iya. Karena setelah mengenalmu, salah satu impian terbesarku adalah bisa membuatmu bahagia. Karna aku." - Alifia dewi shashani. "Kamu merubah hidupku, membuatku merasakan apa itu bahagia Al. Sekarang, bolehkah aku memberikanmu kebahagiaan? Menghapuskan kesedihan dimatamu, memberikanmu kebahagiaanku. Memberikan segalanya yang aku punya." - Bagaskara Aditya

More details
WpActionLinkContent Guidelines