Story cover for Sempat Singgah by Scientory
Sempat Singgah
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 13, 2022
Hariku telah pulih walau belum seutuhnya. Setidaknya, sebagian besar luka itu telah membaik. Hingga sebuah pesan masuk dengan nomor yang tidak kukenali. Yang kutahu setelah bertahun tanpa kabar, kamu pulang ke kampung halaman dan kini telah kembali ke kota. 

Sejak saat itu aku tidak pernah menghadiri acara reuni sekolah. Entah kenapa aku melakukannya. Namun, aku tahu kamu selalu hadir.

'Maafkan aku.'

Kata maaf yang kuterima untuk kesekian kalinya. Juga balasan yang selalu terhenti di detik terakhir. Aku tidak tahu apa yang membuatku semakin menjauhkan diri. Batinku semakin membatu. Dan ruang untukmu, kuyakin telah menutupnya dengan baik. 

Jauh dalam bisikan yang kutenggelamkan, kisah tentang kita belum benar-benar selesai.
All Rights Reserved
Sign up to add Sempat Singgah to your library and receive updates
or
#58singgah
Content Guidelines
You may also like
SEPOTONG HATI YANG MENGUKIR DAN TERUKIR  by Qweena22
9 parts Ongoing
"Cinta tak pernah meminta izin, tapi pilihan selalu menuntut pengorbanan"--Mozza azna rayla "azna kau sudah tau sejak lama...... aku tak tau kenapa aku harus berada di pilihan sulit ini" kata ahnan putus asa "kakak lebih tau, bakti pada guru itu adalah hal terbaik" kata azna sedikit bergetar dan menahan tangis " tapi aku sama sekali tidak mencintainya" kata ahnan tegas "kakak tau di dunia ini bukan cuma ada rasa, tapi juga ada pilihan" kata azna sedikit pelan " tapi , akuuu....." perkataan ahnan terpotong "kalo memang ini adalah jalan terbaik, aku juga akan ikut senang (tersenyum sayu), assalamu'alaikum kk" azna pergi dengan sedikit berlari kecil sambil menyeka air matanya yg ternyata menetes tanpa perhitungan Langkah kaki Azna menjauh, meninggalkan Ahnan terpaku di tempat. Kata-kata Azna bergema di telinganya, menusuk hatinya seperti sebilah pedang. Jalan terbaik? Senang? Itukah yang dirasakan Azna? Atau hanya sebuah topeng untuk menutupi luka yang sama dalamnya dengan jurang yang menganga di antara mereka? Dia mencintai Azna, cinta yang terpendam, terbungkam oleh rasa bakti dan kewajiban. Bayangan wajah gurunya muncul di benaknya, sosok yang begitu dihormati, yang telah membimbingnya, yang telah memberikan segalanya. Bagaimana mungkin dia bisa menolaknya? perjodohan yang di buat oleh gurunya, Bagaimana mungkin dia bisa mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan? Namun, bayangan wajah Azna, dengan air mata yang menggenang di matanya, lebih menyayat. pilihan yang sulit, dan rasa sakit. Ahnan sesak.di antara dua pilihan yang sama-sama menyakitkan. Di antara cinta dan kewajiban, di antara Azna dan gurunya, dia tersesat dalam labirin dilema. Langit di atasnya seakan turut berduka, gelap dan mencekam, mencerminkan keputusasaan yang menguasai hatinya. Apakah ada jalan keluar dari belenggu ini? "Cinta terkadang hadir sebagai pilihan yang menyakitkan, di antara rasa yang tak terucap dan jalan yang tak tertemukan."--Ahnan keylan daneswara
𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠 by alurrida_
18 parts Ongoing
"Tentang cinta yang datang, pada titik pertemuan yang tak pernah direncanakan." ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ Rama dan Aida, dua orang insan yang tak sengaja bertemu, ketika takdir sedang mempermainkan keduanya dalam tabu. Tabu yang tak pernah mereka sadari. Tentang rumah yang rusak, cinta pertama yang retak, dan dunia yang seolah tak pernah berpihak. Hingga di sebuah titik pertemuan itu, mereka terjerat dalam sebuah perasaan yang tak pernah mereka sadari, tak terlihat, bahkan tak sempat terucap. Perasaan asing yang membingungkan, melelahkan, namun juga ikut menguatkan. Seolah obat, yang mampu mengeringkan luka lama akibat kekecewaan, kerinduan, serta ketidakberdayaan. Ya, sebuah cinta telah hadir disetiap inci hati mereka. Memberikan getar dan degup yang belum pernah dirasa. Namun disaat yang bersamaan, takdir kembali membuka permainannya. Mengusik masa lalu hingga perlahan menorehkan luka baru, dikedua hati yang baru saja merasakan cinta. Apa yang akan mereka lakukan? Apakah mereka tetap akan mempertahankan perasaan yang perlahan membesar itu? Atau malah terperangkap dalam permainan takdir yang didasari oleh masa lalu yang kelam? Mari kita lihat bersama! ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ "Aku, menemukan mata Bunda dikedua matanya. Namun sepertinya, takdir tak mengizinkannku untuk terus menatap netra itu sepanjang nyawa." -Rama Kanziano Azrandra "Dan pada akhirnya, hidup hanya tentang datang dan pergi, mengenal lalu melupakan, serta bahagia kemudian terluka. Bukankah seperti itu cara kerja dunia?" -Andana Raidani Putri Update: Hari tidak tentu tapi 1 minggu update 2 kali
You may also like
Slide 1 of 10
Vandra [Completed] cover
Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )  cover
SEPOTONG HATI YANG MENGUKIR DAN TERUKIR  cover
| About You | cover
ZAKINTA cover
𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠 cover
Look At Me ( END )  cover
PAIN (TERBIT) ✔ cover
Everything Has Changed (Completed) cover
Buat Aku Lupa cover

Vandra [Completed]

43 parts Complete

Blurb : Vandra tak pernah menyangka jika ia akan menaruh hati pada Adiba. Taruhan konyol yang ia lakukan bersama sahabat-sahabatnya justru berujung suka. Adiba, gadis kaku yang katanya tak mengenal cinta. Akankah Vandra mampu 'tuk memenangkan hatinya? Atau ia malah dipaksa melupa karena rasa yang tak sama? -------- "Kita terhubung, Dib. Selamanya akan begitu." --- "Sampai ketemu di kehidupan selanjutnya, sayang." --------- Ditulis oleh Meri Andani