Obsession

Obsession

  • WpView
    Reads 148,826
  • WpVote
    Votes 6,886
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 13, 2024
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] El benar-benar gila. Saat melihat wajah Lala untuk yang pertama kalinya membuat El merasakan getaran aneh di hatinya. El memang bukan laki-laki yang tidak pernah pacaran, mantannya justru berada di mana-mana. Namun belum pernah ada yang membuat hatinya berdebar. Berbeda dengan Lala, dengan hanya melihat wajahnya saja mampu membuat hati El berdebar, El yakin bahwa gadis itu adalah pujaan hatinya yang sungguh-sungguh. Keinginan untuk memiliki Lala semakin kuat, hingga tumbuh menjadi obsesi gila. -CERITA INI DITULIS HASIL DARI PEMIKIRAN SENDIRI -CERITA INI DI TULIS BUKAN UNTUK DI PLAGIAT
All Rights Reserved
#870
el
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa yang tertahan(On Going)
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE
  • Love Sick
  • Karaline _ You're An Extra TAMAT
  • DARK MAN
  • NALA 2: The Storm We Called Love
  • A Symphony of life
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

Kisah tentang dua hati yang saling mencintai, tetapi terlalu takut untuk jujur, antara Elvara Lysanne Aldrich dan Maverick Erland. Persahabatan yang awalnya biasa, berubah menjadi sesuatu yang lebih kompleks selama tiga tahun terakhir. Maverick sering membuat skinship dengan Elvara-sentuhan kecil yang menimbulkan harapan. Namun, perasaan Elvara mulai goyah saat dia tahu Maverick sudah memiliki kekasih. Dia sadar, harapannya harus ia kubur dalam-dalam. Di sisi lain, Maverick menunjukkan sikap yang sulit dimengerti. Dia tidak ingin Elvara dekat dengan pria lain. Awalnya, Elvara mengira itu hanya bentuk perlindungan seorang sahabat. Namun, semakin lama, sikap posesif Maverick membuatnya merasa terkekang-tidak adil, terutama karena hubungan mereka hanya sebatas teman. "Gue udah bilang, jangan pernah deket sama cowok selain gue, Var," suara Maverick tegas namun berat. Elvara mendengus, matanya menatap lurus, penuh keberanian yang tertahan. "Tapi kenapa, Er? Lo bisa punya cewek, tapi gue enggak?" Maverick membuang pandangan, rahangnya mengeras. "Karena gue cowok, Var! Gue tahu apa yang mereka mau dari lo." Tawa sinis keluar dari mulut Elvara. "Itu karena lo aja yang brengsek." Pertemuan mereka selalu penuh dengan kontradiksi-antara tawa hangat persahabatan dan luka yang tak terucap. Apakah rasa yang terpendam ini akan menemukan jalannya, atau justru menjadi duka yang tak pernah selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines