RAMA & RENA

RAMA & RENA

  • WpView
    Reads 272
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 16, 2023
Bertemu dengan mu telah mengajarkanku banyak hal, bahwa hidup ini indah dengan segala moment yang kita lalui, dengan setiap peran yang hadir atau di paksa hadir di dalamnya. Setiap peran memiliki dialognya masing-masing, dan memiliki andil nya sendiri dalam hidup ini, nikmati dan terima setiap peran yang hadir di hidup kita dengan cara terbaik. Ini sedikit cerita tentang ku, tentang bagaimana aku menerima setiap peran yang hadir dalam hidupku bersama dialog mereka masing-masing. Dan dalam dialog ku kali ini aku bertemu dengan mu. Seseorang yang kehadirannya tak pernah aku duga, tapi mampu membuat hidupku menjadi istimewa, dan meninggalkan kenangan terindah dalam hidupku, selamanya. "Bunga di sana memang cantik, tapi tidak ada yang lebih cantik dari dirimu, bahkan jika di bandingkan dengan seribu tangkai bunga yang ada di taman ini, tetap tidak akan ada yang menandingi cantikmu untuk ku." "Tolong hentikan!" "Tidak! Kali ini kau harus mendengarkan ku." _Mohon perhatiannya, cerita ini murni hasil karya saya sendiri, Jadi, diharapkan untuk tidak ada yang meng-copy dengan cara apa pun. Sekian, terimakasih_ Story by : Diah Triyani
All Rights Reserved
#914
couple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai Sini [End]
  • My Perfect BoyFriend
  • AKHIR (tak) BAHAGIA
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Just Remembrance!
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • You're Here, But Not For Me
  • Langkah yang Indah
  • INGKAR

𝘼𝙠𝙪 𝙧𝙚𝙡𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙖𝙢𝙖 𝙥𝙪𝙣 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪𝙣𝙮𝙖, 𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙧𝙖𝙨𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙠𝙞 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙩𝙧𝙤𝙩𝙤𝙖𝙧-Naya Kalau di pikir-pikir lagi, banyak kenangan yang tidak tahu harus di simpan di mana. Seperti, aku harus apa ketika kenangan itu terputar jelas dalam ingatan? "Aku menyukainya sendirian, mencintainya sendirian, bahagianya sendirian, cemburunya sendirian, sedihnya sendirian dan mengakhirinya sendirian bahkan sekarang melupakannya sendirian. Gak adil yah?" Iya. Tapi aku tidak bisa menyalahkan siapa-siapa disini. Menyalahkan dia? Emang dia buat salah apa? Aku terlalu terbawa perasaan ketika laki-laki itu melakukan aksi sekedar bare minimum. Tapi jika menyalahkan diri sendiri juga, aku tidak salah. Perasaan itu datang bukan di rencanakan. Berasa lagi nyalahin penjahat tapi penjahatnya tidak tahu siapa. Karena, Di antara kita tidak ada yang menjadi pelaku atau pun korban. Namun, bolehkah aku sedikit berharap? ✨️ bonus playlist spotify! baca sambil dengerin lagu yang di rekomendasikan😇❣️ Disclaimer! Penulis masih berkelahi dengan typonya😘 Cerita ini hanya cerita biasa, bukan spesial apalagi penting. Start: 09 September 2023 Finish: 05 Juli 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines