Alaska

Alaska

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 15, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
*Kisah yang berisi kehaluan penulis! *mohon untuk bijak membaca! *18+ *adegan berbahaya untuk tidak di tiru, jika ada patner ya bolehlah.. asal pakek pengaman aja 😂👌🏻 . . . Alaska adalah sebuah tempat yang sering dikatakan tempat yang dingin seperti kutub. Tetapi, bagaimana jadinya jika tempat kutub itu menjelma menjadi manusia? Alaska Cassius Ollivander (30thn) pria yang lahir di Juneau, Alaska. Alaska seorang berketurunan Italia, hanya saja ia lebih dominan dengan darah Amerika sang ibu. Seorang CEO tampan dan memiliki pekerjaan sampingannya yang begitu keji. Alaska, sosok yang begitu datar, dingin, kaku, dan sedikit cuek, juga irit berbicara. Bukan berarti dia bisu, hanya saja ia berbicara saat butuh saja. Selebihnya, Ace (31thn) yang menjelaskan-pria yang sialnya dipilih Alaska menjadi sekretaris pribadi Alaska, penerjemah Alaska, dan tangan kanan Alaska. Lalu bagaimana ia bertemu dengan seorang Zoelle Nathalie, gadis yang ia selamatkan dari lelang pelacur di Amerika. Alaska sebenarnya tidak berniat untuk mengikuti lelang itu. Tetapi wajah Zoelle atau Elle, benar-benar mengganggunya. "400jt dollar, harga yang sangat mahal untuk membelimu. Aku harap kamu berguna" ucap Alaska seraya pergi begitu saja tanpa mendengar jawaban dari Elle. . . "Pria bajingan!!!" teriak Elle kesal. Seketika Alaska mendekati Elle, mencekik leher jenjang gadis itu dengan kuat dan hampir membuat Elle kesusahan untuk bernapas. "Akan aku perlihatkan, seorang pria bajingan yang kamu maksud" ucap Alaska seraya tersenyum miring penuh arti. 'si-sial!' batin Elle kacau. *Nb jangan lupa vote dan follow akun ya ~
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The DARK SWEET [Girls Knight #4]
  • Dominante Memoria
  • My Cold CEO, My Perfect Seducer
  • In His Shadow
  • IMPULSIVE BOSS
  • BASTARD BOSS 🔞
  • Da Vinci Love Story [Completed]
  • Damn Kidnapped! [END]
  • Cold Devil [#TDS2]

°The love triangle of a love story between the mafia, secret agents and the FBI° VELOVE AGNIESZKA GOVYADINOV. Anggota secret agent yang terkenal badas dan tidak terkalahkan. Perempuan dingin dengan segala kelebihan; Taekwondo • Karate • Judo • Boxing. Namun, seperti kebanyakan gadis pada umumnya Velove juga memiliki kelemahan. Masa lalu. Satu kata yang cukup mampu melemahkan segala kemampuannya. "Aku masih mencintaimu, namun aku juga nyaman dengannya." -Velove AXELLE WYNNE. Harus merelakan hubungannya berakhir tanpa sebab setelah Velove meninggalkannya tujuh tahun lalu tanpa penjelasan. "Kau yang paling tahu seberapa besar aku takut kehilanganmu, tapi hubungan kita memang harus berakhir." -Axelle DAVE JOHNSON. Pria keras kepala yang terus berusaha mendekati Velove meski tidak mendapat kepastian setelah tiga tahun menyukainya secara diam-diam. "Aku minta maaf kalau perasaanku membebanimu. Namun, aku benar-benar tidak mampu menghentikannya."-Dave Hubungan ketiganya tidak berjalan baik. Apalagi ketika kabar perjodohan Velove dan Dave muncul. Dalam satu waktu, mendadak segalanya menjadi lebih rumit dari sekedar melupakan masa lalu dan mencoba menerima orang baru. ⚕️ "Dihitungan ketiga, lari." Mendengar nada peringatannya, seketika Axelle terpaku diam, kehilangan kata-kata ketika dengan jelas mendapati tatapan penuh kebencian Velove. Hingga, pada akhirnya Velove mulai menghitung mundur. "Satu...." "Vee...," "Dua...." Velove menarik pelatuk pistol yang tersemat dari gesper pinggangnya dan menodongkan senjata ke arah Axelle. Dalam seperkian detik, Dave menerjang tubuh Velove, merangkulnya untuk menghentikan tindakan gilanya. "Vee, dia kekasihmu." "Kalau dia mati, kau bisa memilikiku seutuhnya." Namun bukannya pergi seperti yang telah Velove peringatkan, Axelle justru mengambil satu langkah maju, mendekatinya dengan berani. "Aku siap mati di tanganmu, Dove." ______________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines