
Di khianati oleh teman, ditinggalkan oleh keluarga, dan di campakan oleh cintah.... Hidup ku terasa hampir sempurna memiliki mamah dan papah yang dangat sayang kepadaku. Mereka tidak suka jika anaknya menangis, tak jarang orang yang membuat anaknya menangis harus berhadapan langsung dengan papah ku. "Kalian selalu ada untuk mamah, dan semoga mamah pun selalu ada untuk kalian. Kalian tau kenapa kalian diberi nama seperti itu? Annata, Delia, Akran, karena kalian selalu ADA untuk menerangi hidup mamah. Mamah dan papah sengaja membuat nama kalian seperti itu agar inisial kalian bisa digabungkan sehingga memiliki makna yang sangat berarti" Seandainya orang tua ku masih hidup, kisah hidup ku dan adik ku mungkin tidak akan seberat ini. Semua bermula saat Tuhan memanggil kedua orang tua kami disitulah kami melihat saudara yang menjerumuskan keponakannya. Mereka meributkan harta warisan orang tua kami padahal kami anak-anaknya bersikap biasa saja. Mereka bilang usiaku ini cukup belia, diusia 19 tahun dan harus menghidupi adik yang memiliki usia 10 dan 14 tahun. Mereka bilang aku cukup kuat, tetapi mereka salah. Adik ku lah yang lebih kuat dari aku...... Aku selalu memiliki angan, bagaimana jika orang tua ku hidup kembali? Apa yang akan terjadi? Apakah papah ku akan membenci keluarganya? Apakah mamah ku akan membenci keluarganya juga? Sumpah.... jika orang tua kami kembali hidup akan kami ceritakan perjalanan hidup kami kepada mereka saat mereka tidak ada disamping kami. Setelah kepergian orang tua kami, hidup kami menjadi serba susah dan cobaa terus saja berdatangan kepada kami.All Rights Reserved
1 parte