She Is(n't) The Villain Protagonist

She Is(n't) The Villain Protagonist

  • WpView
    Reads 524,408
  • WpVote
    Votes 92,988
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 22, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Bahkan walau jiwa gue dirobek berkeping-keping, gue bakalan mastiin lo bisa pulang." Pasca melihat ibu kandungnya sengaja bunuh diri di depannya untuk membuat Hydra gila, Hydra mengembangkan kepribadian yang dingin, kejam, dan tanpa ampun. Hydra tidak memiliki penyesalan apa pun dalam hidupnya selain kematian Yara Zanitha, seorang penulis buku yang terbunuh karena sumpah serapahnya di sosial media. Setelah mati, Hydra diberi kesempatan untuk menyelamatkan Yara. Dengan syarat, dia harus menggantikan semua MC di novel Yara dan mengabulkan satu demi satu keinginan mereka. Celakanya, novel Yara adalah novel-novel keji di mana para MC menderita ketidakadilan dari awal sampai akhir. Mereka dirusak, dihancurkan, bahkan selalu ada plot di mana mereka diperkosa beramai-ramai. Hydra selalu kejam pada dirinya sendiri, dia bahkan lebih kejam pada musuh-musuhnya. Tidak ada satu pun objek balas dendam yang bisa menjalani kehidupan dengan baik. Hydra selalu merasa tidak peduli apa pun, akan dia lakukan untuk menyelamatkan Yara. Tapi dia tidak pernah menyangka ... akan ada pria yang tergila-gila padanya, mengejar Hydra melalui satu demi satu dunia. Semua itu ... pria itu lakukan hanya untuk menyelamatkan nyawanya. Quickwear transmigration.
All Rights Reserved
#174
famili
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEADLY DEMON WOMEN (ENDING)
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Night Start's [On Going]
  • MANIAC
  • I am become to male protagonis best friend
  • Mysterious Girl
  • Zeyara: Extraordinary Love In a Novel World
  • For Rea's Love

Mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, itu disebut sia-sia. Menurut Kanaya, cinta adalah ketika kamu mampu mengabdi untuk cintamu. Sedangkan bagi Azura, cinta adalah sesuatu yang bisa membunuhmu. Kehidupan dua wanita tangguh yang kisah percintaannya tak jauh berbeda dengan pola pikir yang berbeda pula. Azura menurutnya telah menyelamatkan dirinya dengan mematikan perasaan cintanya pada seseorang dan Kanaya mati karena cinta bodohnya. Kisah tentang Azura yang masuk ke tubuh seorang Kanaya, mengambil alih kehidupan wanita itu. Bukan untuk menyelamatkan kehidupan seperti di novel namun membuat kehidupan lebih sengsara tercipta. • • • "Akan kubuat kau merasakan apa arti neraka dunia yang sebenarnya, bastard!" -Azura

More details
WpActionLinkContent Guidelines