Story cover for KANIGARA by Trishakeiji
KANIGARA
  • WpView
    Reads 2,717
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 2,717
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Mar 15, 2022
FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!

"Lo harus tembak cowok yang lagi jalan arah kesini."

Zahra menaikkan satu alisnya menatap empat cowok yang berjalan menuju kearahnya. "Yang mana dulu, nih? Lo nyuruh gue nembak empat-empatnya?"

"Gila lo! Gue mau lo nembak cowok yang paling depan. Sekarang!" Tubuh Zahra terdorong ke depan saat Nilam mendorongnya. 

Zahra mulai menatap serius cowok yang menjadi targetnya, tidak buruk. Seragam yang jauh dari kata rapi, rambut gondrong, dan memiliki tindik hitam di telinga kiirnya. 

Zahra menghadang jalan cowok yang menjadi targetnya itu dengan sangat berani. Lalu tanpa aba-aba Zahra mendorong tubuh cowok yang lebih tinggi darinya itu hingga membentur dinding koridor. 

Zahra yakin kini ia dan cowok di depannya ini sudah menjadi pusat perhatian. Cowok yang Zahra dorong hanya diam dengan tatapan tenangnya. Tidak ada raut marah atau kesal sedikitpun di wajahnya,tentu saja membuat Zahra senang.

"Jadi pacar gue!"

Tidak  baik. Cowok yang berada di depan Zahra memiringkan wajahnya menelisik wajah Zahra lebih dalam lalu tak lama berselang senyun miring terpatri di wajah cowok itu membuat Zahra mengerutkan keningnya.

"Deal!" bisik cowok itu kemudian pergi begitu saja meninggalkan Zahra yang kini melebarkan senyumnya.
All Rights Reserved
Sign up to add KANIGARA to your library and receive updates
or
#540gara
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
DIKANESHA by yunnicunil
16 parts Ongoing
Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"
Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT by leniputri_123
29 parts Complete Mature
SUDAH DITERBITKAN... "Aku tidak pernah menerima penolakan!"ujar evan dengan tegas, hingga membuat zahra menghentikan langkahnya yang baru saja menjauh 2 langkah dari meja evan."tinggalkan kekasihmu, atau dia yang akan meninggalkanmu untuk selamanya...alias MATI!" Zahra membalikan badannya dan menatap evan tak percaya, zahra hanya bisa diam tanpa bisa berkata apa-apa lagi. Dirinya kehabisan kata-kata. Evan tersenyum melihat reaksi terkejut zahra."kau tidak punya pilihan lain selain meninggalkannya dan menjadi milikku! Atau kau akan melihat jasad tunanganmu tanpa tangan dan kaki besok pagi..." ***** "Apa kau pikir ini semua mau ku? Semua ini terjadi juga karnammu! Kau yang memintaku menemuinya! Jadi kau harus bertanggung jawab atta!"ujar zahra marah dan tanpa sadar semua keluh kesahnya dilampiaskan kearah anatta."radit pergi meninggalkanku! Dan keluargaku telah mengusirku atta! Itu juga karnamu! Aku melakukan itu demi keselamatanmu! Apa kau tidak memikirkan itu! Hidupku hancur KARNA MU ATTA! DEMI MENYELAMATKAN KARIRMU! AKU HARUS MENGORBANKAN HIDUPKU ATTA!" Anatta terdiam terpaku mendengar semua makian zahra yang memang ada benarnya. Anatta menghapus air matanya dengan tangan kirinya lalu menatap zahra yang tengah mengatur napasnya sambil meredakan amarahnya. "Aku tahu...semua ini terjadi memang karnaku ara...hiks...lalu apa yang harus aku lakukan untuk menebus semua kesalahanku?"ujar anatta sambil sesegukan. Zahra menatap anatta cukup lama."kau...kau harus menikah dengan evan..." "Apa?"pekik anatta tak percaya, apa semua luka ini belum cukup untuknya? Hingga zahra tega melakukan semua ini kepadanya.
ISTRI GEN -Z by Jafi0828
16 parts Ongoing
"Istri Gen Z" bercerita tentang perjodohan antara Drazel Atharazka Mahardika, pria dewasa berusia 25 tahun yang sukses, dingin, dan penuh gengsi, dengan Naylea Adzra Fatharani, seorang siswi SMA kelas 3 yang ceria, manja, dan masih menikmati masa mudanya. Drazel sudah terbiasa hidup di bawah tekanan sebagai pewaris bisnis keluarga. Dia serius, perfeksionis, dan tidak punya waktu untuk hal-hal yang dianggapnya kekanak-kanakan. Sementara itu, Naylea adalah cewek Gen Z yang lincah, ekspresif, dan nggak bisa diam. Ketika orang tua mereka mengatur perjodohan ini, dunia Drazel yang selama ini tertata rapi mendadak berubah. Naylea yang masih polos dan suka bercanda harus menghadapi pria yang dingin dan susah didekati. Sementara Drazel harus belajar menghadapi istri yang banyak tingkah, sering protes, dan hobi bikin dia kesel. Apakah perbedaan mereka akan jadi masalah, atau justru lambat laun mendekatkan mereka? --- (Saat pertama kali bertemu setelah perjodohan diumumkan.) Naylea: "Eh, serius nih? Aku dijodohin sama om-om?" Drazel: "Om-om?" (Mata melotot, tangan mengepal, urat kesabaran mulai menipis.) Naylea: (Nyengir iseng) "Eh iya sih, nggak tua banget... tapi tetap aja, 25 tahun itu beda jauh sama aku yang masih 18!" Drazel: (Menghela napas panjang) "Dengerin, aku nggak ada waktu buat drama. Kita jalani ini seperti yang diinginkan orang tua kita, dan tolong jangan banyak tingkah." Naylea: (Menyilangkan tangan, bibir manyun) "Ih, kok galak banget, sih? Gimana mau jadi suami idaman kalau juteknya kayak gini?" Drazel: (Mendelik tajam) "Aku nggak butuh jadi suami idaman. Aku cuma butuh kamu nggak bikin masalah." Naylea: (Nyengir lagi, jahil) "Tenang aja, aku bakal bikin hidup kamu seru!" ---
You may also like
Slide 1 of 10
Stay (Away) cover
BUNGKAM cover
DIKANESHA cover
Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT cover
Memories cover
Best Of Name (END) cover
Zarah cover
tentang sebuah rasa cover
ISTRI GEN -Z cover
Hello, High School [TAMAT] cover

Stay (Away)

64 parts Complete

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b