Parkle Hour || Park Jisung

Parkle Hour || Park Jisung

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 23, 2022
"Ajak aku berdiskusi tentang apapun. Tentang mengapa bumi itu bulat Tentang mengapa kamu lebih suka tidur ketiduran daripada tidur yang di rencanakan. Tentang mengapa malam tetap gelap padahal banyak lampu yang menyala. Karena semakin dewasa yang dibutuhkan bukan lagi kata-kata cinta tapi tempat untuk berbagi cerita"-Anna "Aku pikir domino sama seperti kehidupan Jika kita mengalami kegagalan dan semuanya roboh, tapi kita bisa membangun nya Lagi"-Zidane "Ada pepatah bilang kalo bintang-bintang di langit tidak bertanya kepada siapa pun yang mempercepat jalan, dan itu artinya bahwa usaha tidak mengkhianati mereka yang berjuang. Kalo kalian bekerja keras hari demi hari, segala sesuatu yang kalian mau akan berhasil."-Zayyan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Winter
  • [✓] Psycho -Na Jaemin-
  • Senja || Huang Renjun
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Hujan Tak Bertuan (TAMAT)
  • [✓] Big Boss -Park Jisung
  • MELAWAN RESTU | MARK LEE✔
  • Perihal Sandwich(End)
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

More details
WpActionLinkContent Guidelines