Story cover for Aluna by Corralcheese
Aluna
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 15, 2022
"Jangan nangis, Mas ga suka liat bidadari nangis, Mas pamit ya." -Aranka Woo

"Engga lah, Ngapain nangisss, Liat mas bahagia Luna ikut bahagia juga!."- Aluna Oxanne

Bohong, Aluna bohong! Dirinya begitu sakit dan hancur. Jika waktu bisa diputar,  Aluna hanya berharap bisa mengatakan

 "Aku nggak bisa hidup tanpa kamu! Jangan pergi!."

Tapi nyatanya Aluna hanya bisa berandai saja kan?
All Rights Reserved
Sign up to add Aluna to your library and receive updates
or
#441aluna
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Aruna (Terjerat Cinta Dan Benci) cover
Dia Anggana. cover
28,4fm  [Selesai]✔ cover
ALVIVA (END) cover
ALUNA  cover
DEVANO cover
Alena Zealinne Artharendra  cover
posesif girlfriend(REVISI) cover

Aruna (Terjerat Cinta Dan Benci)

22 parts Ongoing

Blurb: Aruna tidak menyukai segala hal yang berhubungan dengan Andini, sang kakak tiri yang selalu berhasil membuatnya tersisih di dalam rumah sendiri. Sebagai satu-satunya orang yang dekat dengan Aruna, Leon mengetahui jelas bagaimana kebencian itu terbentuk di hati Aruna. Hingga Aruna yakin Leon akan selalu berada di pihaknya. Tapi keadaan berubah, Aruna merasa terhianati ketika Leon menjalin hubungan dengan Andini. Detik itu juga Aruna memutus semua komunikasinya dengan Leon. Dua tahun berlalu, sang ayah di tengah keadaannya yang sekarat meminta Aruna untuk menikah dengan Leon. Aruna tentu saja menganggap permintaan papanya hal yang konyol. Selain karena Leon masih menjalin hubungan dengan Andini, Aruna juga sudah mematikan hatinya untuk pria itu. Jangankan untuk tinggal bersama, melihat wajahnya saja Aruna sudah tak sudi. Namun sayangnya penolakan keras Aruna terpatahkan ketika Leon justru menerima permintaan papa Aruna untuk menjadi menantunya. "Belum terlambat! Kamu masih punya waktu untuk membatalkannya dan kembali pada Andini!" Aruna menatap Leon dengan benci. Leon mengulum senyum, kemudian menutup jaraknya dengan Aruna.