Apple And Orange In The Same Taste

Apple And Orange In The Same Taste

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 28, 2023
"Aku selalu iri Aloka, kamu selalu bebas." Menatap sendu, lalu kembali menatap tanah. Entah kenapa aksa merasa ia seperti duyung yang terobsesi dengan kaki. "Kamu iri dengan kebebasanku dan aku iri dengan keluargamu." Aloka kembali mendorong kursi roda kembaranya. Dua jiwa, dua pikiran namun mereka merasakan hal yang sama rasa sesak di dada serta iri dan amarah yang mengoroti hati. Takdir memang selalu bercanda, kali ini ia berulah. Bermain-main dengan mereka yang sudah putus asa. 17+
All Rights Reserved
#451
wattpadrekomendasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • RIRI NATARI [END]
  • BLOOMING | Spin-off AKSARA ✔
  • Enemies in Flames
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Caramel ✔
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines