Story cover for RENALA  by Cokicokienaktau_
RENALA
  • WpView
    LECTURAS 87
  • WpVote
    Votos 40
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 87
  • WpVote
    Votos 40
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado mar 16, 2022
Leno tertawa hambar, lalu pandangannya menerawang ke langit yang gelap, berpura-pura berfikir apa yang akan ia minta sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di dagu.

"Tiga permintaan, kan? lo yakin, Ren?" 

Memutar bola mata malas, "Hm, itu udah lebih dari cukup, kan? lo bisa minta apa aja sama gue tanpa terkecuali." ucapnya santai.

Tersenyum simpul, merasa puas. Ia pun maju selangkah dan sekarang posisi mereka hanya dua jengkal saja.

"Permintaan pertama." Jedanya.

"Lo harus pacaran sama gu-" 

bugh!

bugh!

bugh!

bugh!

- 

⚠️. Cerita ini mengandung bahasa kasar, buat yang homophobia jangan salpak ya!! \(^o^)/
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir RENALA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Dua cangkir satu Meja  de byjulieeeee
53 partes Concluida
Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Dua cangkir satu Meja  cover
COLD BUTTERFLY | Noren cover
Another Life cover
MANIAC  |  JenoRenjun✔️ cover
Gimme The Light (Nomin) ✔ cover
S1 Transmigrasi NOMIN‼️ cover
Down in the Mouth [NORENMIN] ✓ cover
The Fate [Jaeren] ✔ cover
1-2-3-4-5 [ Re-make JaemRen Ver.] [✓] cover

Dua cangkir satu Meja

53 partes Concluida

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025