We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Gula - Gula

Gula - Gula

  • WpView
    Reads 10,562
  • WpVote
    Votes 1,301
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Wed, May 18, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Teman-teman sekelasnya mengharapkan senior year SMA mereka begitu meriah, penuh kejutan, kesenangan, dan tentu saja romansa. Lain halnya dengan Xaqila. Ia hanya berharap bisa melewati tahun terakhirnya dengan tenang, diterima di universitas impian, tanpa drama. Lagi pula, apa sih yang bisa diharapkan gadis muda penderita diabetes seperti dirinya? Jangankan romansa, dia bersyukur kalau masih punya sahabat yang setia menjaga rahasia penyakitnya agar dia tidak dianggap invalid. Lebih baik berlindung pada alasan bulimia kala pertanyaan mendera soal kenapa kotak makan siangnya nampak terlalu sehat, kenapa dia selalu mengecek akg di balik kemasan makanan minimarket, dan kenapa dia nyaris selalu bermusuhan pada segala hal yang berbau manis. Rasa manis bukan satu-satunya hal terlarang dalam hidupnya. Rasa sukanya pada Aarav juga terlarang. Lebih karena mereka sudah berteman selama rasa suka Xaqila pada cowok itu. Namun, semenjak Xaqila mengenal rasa manis yang berhasil dicecapnya selain dari makanan, pendiriannya mulai goyah. Rasa manis yang berhasil ia curi dari ciuman Aarav, dan sejak itu dia tahu takkan sanggup menyimpan perasaannya lebih lama. #ColorfulDaysofAprilChallenge
All Rights Reserved
#193
idola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Apa Kabar, Luka? (TAMAT)
  • Yellow Autumn (Sudah Terbit)
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Love Letters [END]
  • Like A Star (Complete)
  • DANADYAKSA

Follow dulu sebelum baca✔️ ⚠️Awas Baper!⚠️ *** Saat Shilla sedang berusaha menyembuhkan luka hatinya, mencoba melupakan bayang-bayang cinta pertama, dan belajar mengharap hanya pada-Nya, Dikka datang. Membawa udara segar yang menenangkan, memoles warna baru di masa putih abu-abu, mencipta bahagia yang begitu istimewa. Hingga akhirnya, berkat Dikka, Shilla berhasil menyembuhkan luka hatinya pun melupakan bayang-bayang cinta pertama, namun, tanpa sadar, ia telah berharap selain pada-Nya. Siapkah Shilla kalau luka yang perlahan mengering kembali meretih lagi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines