Magic Six Season 1 & Season 2
Kepindahan Papa Ari ke Jakarta kali ini bukan semata-mata karena ingin liburan atau semacam itu, melainkan karena ada urusan pekerjaan mendesak yang mengharuskannya dipindahtugaskan. Sayangnya, kepindahan tersebut terasa terlalu cepat bagi mereka sekeluarga yang belum siap meninggalkan Bandung, kota yang menyimpan begitu banyak kenangan manis.Di tengah rasa berat hati itu, Hani mendadak merasakan keanehan yang membuat bulu kuduknya meremang. Melalui sudut matanya, ia merasa seolah-olah ada sesuatu yang sedang mengawasinya dengan tajam dari balik kaca jendela kamar. Hani sempat curiga jika itu adalah ulah jahil Bang Eksa, namun logika langsung mematahkan prasangka tersebut karena ia tahu betul kakaknya itu sedang bersama Ayah Ari di ruang tamu. Rasa penasaran Hani benar-benar membuncah, menebak-nebak sosok misterius yang mengintainya di kegelapan luar.Namun, lamunan ketakutan Hani buyar seketika saat Zahra tiba-tiba menyambar pikirannya. Dengan santai, Zahra menyuruh Hani untuk berhenti berhalusinasi dan segera tidur karena mereka harus berangkat esok pagi. Hani spontan terbelalak heran, bingung bagaimana bisa saudaranya itu langsung merespons pertanyaan yang sebenarnya hanya ia ucapkan di dalam hati. Sambil tertawa tipis melihat wajah Hani yang kebingungan, Zahra dengan enteng mengingatkan kembali kemampuan uniknya yang bisa mendengar isi hati orang lain, sebelum akhirnya menyuruh Hani menutup mata karena malam sudah semakin larut.
Apakah kekuatan Magic Six akan terbongkar atau tidak jangan lupa baca and vote cerita aku yang berjudul Magic Six hanya di Wattpad.