Warn!!!
Hanya sedikit unsur tidak semua part mengandung 20++
Dosa di tanggung pembaca author udh banyak beban Ygy
_Aku se umpama angan yang merindukan sebuah tangan untuk di genggam, bukan hanya sekilas tapi untuk selamanya_
Airin merupakan gadis pintar dan mandiri di usia nya yang masih sangat balita sang ayah harus meninggal dunia karna suatu penyakit
Memiliki sahabat humor seperti Julian tentu mampu membuat airin terhibur
Namun siapa sangka persahabatan mereka suatu saat akan menjadi boomerang karna di antara keduanya memiiliki ketertarikan satu sama lain, tapi di sisi lain, airin masih menginginkan masalalu nya kembali
Jul, badboy di SMA pradipta
Memiliki wajah tampan, namun sedikit cuek
Penasaran dengan cerita mereka?
Wah gimana yah jadinya, airin nanti mau milih jul atau masalalu nya? Hmm
Dilorong sekolah yang suasananya sangat mencekam. Ditambah suara bising-bising angin. Menambah mistisnya sekolah saat itu.
"Rin! Ini aku! Pliss jangan sembunyi! Aku mau bicara Rin"Pinta seseorang. Orang tersebut masuk kedalam kelas dan tiba-tiba
'DUMMM'
Suara pintu ditutup keras. Pintu kelas tersebut tertutup sendirinya. Orang tersebut masih tenang.
"Rin! Aku tau itu kamu! Aku tau kamu pasti mendengarkan aku. Walaupun aku ga bisa liat kamu. Tapi, pliss dengarin penjelasan aku"
Orang tersebut berdiri didekat meja guru.
Dia melihat seisi kelas dengan seksama.
Saat dia menoleh kearah meja guru yang tepat disebelahnya,dia melihat kehadiran gadis yang ia cari.
"Mau apa lo!!"
"Pliss Rin balik ketubuh kamu. Kamu ga boleh melewati alam lain Rin! Aku tau kamu sakit hati. Aku tau kamu kecewa sama semua orang. Tapi, ga gini caranya Rin! Apa kamu ga mikir bagaimana mamamu udah lahirin kamu didunia. Dan kamu dengan egoisnya pergi dari dunia sebelum ajal kamu. Ingat! Kamu udah ngelangkahin Tuhan"Orang tersebut menjelaskannya dengan penuh kasih sayang.
Air mata berhasil jatuh dari sudut mata Arine. Orang tersebut mau sekali mengahapus air mata itu, tapi tidak bisa. Dia sekarang berbeda dunia dengan Arine. Apalah dayanya.