Die to live (On Going)

Die to live (On Going)

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"I just want to die" Banyak hal yang tidak bisa terucap sekalinya terucap tidak dapat dimengerti oleh orang yang tidak merasakannya. Enya seorang gadis yang baru beranjak dewasa. Ia dipertemukan dan di perlihatkan kepada banyak hal mau itu hal yang diinginkan ataupun yang sama sekali tak terlintas dipikiran. Bertemu banyak orang bahkan sosok pria yang tak ada dalam list kehidupannya. Sibuk dengan mencari jati diri yang belum terlihat dalam hidup, bahkan menghabiskan beribu-ribu detik dan tetesan air mata yang tak dapat di bendung pelopak mata. Hingga senyum menghilang dalam waktu cukup lama. ~masih baru kalo banyak typo atau ketidak pahaman kata agar tidak diamuk massa "Happy reading guys"
All Rights Reserved
#634
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • About feelings   (selesai)
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Sebelah Luka
  • My Body My Choice
  • Putih & Abu-abu

Derryansyah Pradipta. Betapa aku muak mendengar namanya! Bisa nggak sih dia bersikap biasa aja? Nggak usah sok cakep, sok galak, sok berkuasa... Karena aku tau, semua bentuk ancamannya itu cuma hoax belaka! Tapi walau begitu, aku seakan telah terlahir untuk mengikuti semua yang ia suruh. Aku seakan telah ditakdirkan untuk memenuhi apa yang ia mau, dan jujur aku tak ingin seperti itu. *** Karin Ayudya Putri Nugraha. Nama yang sempurna untuk cewek sesempurna dirinya. Demi apa pun kurangnya dia cuma satu: nggak pernah senyum tulus buat gue. Jelas aja sih, orang kerjaan gue tiap hari cuma bikin dia sengsara. Satu yang gue heran, tu cewek nggak pernah ngebantah tapi kayak nggak ada takut-takutnya sama ancaman gue! Ini dasarnya emang dia yang cuek, apa gue yang harus lebih kejam buat nyiksa dia? *** By the way in masih tentang masa SMA. Masa di mana putih abu-abu berjaya, masa di mana emosi membara membakar jiwa, serta masa di mana dendam hadir dan menuntut untuk dibalaskan. Ini juga tentang dendam. Tentang pahit serta manisnya suatu pembalasan. Tentang ancaman dan penyiksaan yang tak menyisakan kepuasan, namun menciptakan dendam baru yang tak dapat dipendam. Because this is the second story of Crazy Seniority: The Revenge of Derry Copyright November 2017 By: Lea19Lea

More details
WpActionLinkContent Guidelines