Tower Of End : Zero

Tower Of End : Zero

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 21, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di tengah euforia pergantian tahun, dunia tiba-tiba berubah. Menara-menara misterius muncul di berbagai penjuru bumi, menjulang megah dan menembus awan tanpa peringatan. Kehadiran mereka bukan sekadar pemandangan aneh-tapi awal dari sebuah mimpi buruk. Orang-orang mulai menghilang secara misterius, ditarik ke dalam menara oleh cahaya terang yang tak dapat dilawan. Di dalamnya, mereka menemukan pesan yang mengguncang: "Naiki menara ini hingga ke puncak. Jika kalian gagal, dunia akan hancur." Setiap lantai menara menjadi medan ujian yang mengerikan, dari teka-teki mematikan hingga makhluk buas yang tak kenal belas kasihan. Para peserta tidak hanya bertarung untuk hidup mereka sendiri, tetapi juga memikul nasib seluruh umat manusia. Di luar menara, ketakutan dan ketidakpastian menyelimuti dunia. Sementara itu, di dalam menara, para peserta harus mengesampingkan rasa takut, perbedaan, dan ego untuk menghadapi tantangan yang kian sulit. Mereka tidak hanya mencari jalan keluar-mereka berjuang untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran total. Mampukah mereka mencapai puncak dan mengungkap rahasia di balik menara? Ataukah dunia akan hancur selamanya? "Menara Kiamat" adalah sebuah kisah epik tentang keberanian, harapan, dan perjuangan melawan ketidakpastian.
All Rights Reserved
#27
tower
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destruction Tales
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • Tyndomére Eclipse
  • Dungeon : Beginning
  • FARROW
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • Naungan Akhir
  • 𝐃𝐄𝐀𝐓𝐇 𝐋𝐔𝐑𝐊𝐒

"Meskipun dunia ini akan berakhir, aku ingin membaca kisahmu. " Tiga benua yang menutup mata satu sama lain dengan harapan dan keputusasaannya. Pahlawan kini tinggal kisah, abadi dalam ribuan buku. Semua melupakan apa yang pernah terjadi ratusan tahun yang lalu. Melewati perkembangan zaman, bisikan lembut terdengar, Sekali lagi. Dunia perlahan hancur menuju ketiadaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines