Si Kuning Hanna

Si Kuning Hanna

  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mars 17, 2022
"Hidup lo terlalu terang buat gue yang redup Lan," Senyum itu makin melebar di mata Hanna, "bagus, kalo gitu biar gue yang bantu kasi cahaya buat lo" "Gw terlalu sederhana buat lo yang sempurna..." lirih Hanna, menghela napas pelan sambil menunggu jawaban apa yang akan dilontarkan Adlan. "Karena kesederhanaan lo gue suka." Ini kisah Hanna dengan segala rasa. Tentang cinta yang tidak ada ujungnya, tentang persahabatan yang tidak ada batasnya, dan tentang hidup yang tidak ada artinya. Semua keegoisan, ketakutan, kemarahan, kebencian, dan sedikit keindahan ada padanya. Keegoisan yang seperti langit. Tidak ada yang sadar dengan semua rasa yang dia punya, tidak ada yang bisa dibanggakan dari semua rasa itu, tapi ada satu hal yang harus mereka tahu. Walau berada di kegelapan dia akan tetap terlihat. Realita-realita kehidupan mungkin ada di sini. ~Rabu, 9 Februari 2022
Tous Droits Réservés
#29
hanna
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • See You After Midnight [END]
  • Di Bawah Ketetapan-Nya (Ketika Dia Bukanlah Takdirku)
  • SetaLyna
  • Devara [Proses Terbit]
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • ꒰ ALEA ✔ ꒱
  • My Home [Hujan Series]
  • ZARNOSA
  • Kembang Api Milikku [Lengkap]
  • Cahaya Fajar [SELESAI] ✔️

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu