Angelic Demon

Angelic Demon

  • WpView
    Reads 36,266
  • WpVote
    Votes 4,511
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 6, 2023
"Halo kak, lets play, shall we?" Davina Almeira merupakan seorang gadis yang tinggal bersama keluarganya sebagai anak tunggal. Ia tersiksa selama ini karena kedua orang tuanya memang tidak menginginkan kehadirannya. Ia akhirnya harus menerima fakta bahwa orang tuanya akan mengadopsi anak laki-laki dari panti asuhan yang memiliki paras bak malaikat. Tetapi, ia rasa ada sesuatu yang salah dengan adik tirinya. A thriller/slight mystery fanfiction by ©exaesya. (Nonbaku) ; Stray Kids AU. Inspired by Orphan and Child's Play. #1 Yandere (18/11/22) #1 Mental Disorder (2/12/22) #1 Step Brother (1/1/23) #1 Step Sister (1/1/23) #2 SKZ (4/1/23) #1 Stray Kids (25/1/23)
All Rights Reserved
#207
yandere
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐇𝐄𝐋𝐋𝐎 𝐋𝐈𝐓𝐓𝐋𝐄 𝐒𝐈𝐒𝐓𝐄𝐑
  • MY PETERPAN ALEN
  • Cerita Daun dan Bumi
  • You Always Mine, Edrea.
  • Sloth Bear | Asahi [END]
  • Silent Phase [END]
  • VEXYOPATH
  • NASA RAREL {TAHAP REVISI}
  • Wake Me Up When September End's ✓ [Lee Know, Juyeon, and Felix]
  • [Minsung] Only One Reason: Your Precious Smile

❝Mereka iblis.❞ - Arika. ❝Kamu hanya milik kita, Arika. Tidak ada lelaki lain yang boleh memilikimu.❞ - A, B, A. Posesif, mengontrol, kasar, dan menyeramkan-itulah kata-kata yang paling tepat untuk menggambarkan ketiga kakak tirinya. Dulu, Arika berpikir bahwa memiliki kakak laki-laki akan menyenangkan, seseorang yang bisa melindungi dan menyayanginya seperti keluarga pada umumnya. Namun, kenyataan yang ia hadapi justru jauh dari harapannya. Mereka tidak hanya mengawasinya, tapi juga mengklaimnya. Rasa yang seharusnya hanya sebatas kasih sayang kakak kepada adik perlahan berubah menjadi obsesi yang menyesakkan. Mereka rela melakukan apa pun demi memilikinya, seakan Arika hanyalah boneka dalam genggaman mereka. Tapi Arika tidak pernah menginginkan mereka. Tidak pernah sekalipun. [⚠️typo bertebaran] [⚠️kata kata kasar] [⚠️karya asli author] [⚠️no copy]

More details
WpActionLinkContent Guidelines