Sekali Lagi (End)

Sekali Lagi (End)

  • WpView
    Reads 11,312
  • WpVote
    Votes 692
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Sun, Aug 28, 2022
"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.
All Rights Reserved
#72
loveaftermarriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmara Jingga (Tamat)
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Air Mata Cinta
  • Narasi patah hati
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Marry With My Senior ( SUDAH DIBUKUKAN DAN TERSEDIA DI APLIKASI DREAME)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • MY LOVE STORY
  • Bukan Negeri Dongeng
  • DikaRanggi

Tidak peduli sebanyak apa pun usaha yang kukerahkan agar dicintai dan bisa diterima oleh keluarga maupun orang yang kukasihi, hanya berbuah pengkhianatan dan kepahitan. Bahkan hingga di ujung napas terakhirku, segalanya pun semakin jelas bahwa aku tidak pernah dijadikan sebagai salah satu bagian dalam kehidupan mereka. Kematian datang, menjemput, dan membawaku pergi. Namun, kematian pulalah yang memilih melemparku ke raga wanita bernama Asmara. Asmara tidak sepertiku. Dia memiliki orangtua pengasih dan seorang suami pilihan. Namun, baginya tidak ada yang lebih penting daripada mengakhiri hidup karena tidak bersama dengan pria pilihan hati. Tepat pada detik jiwa Asmara lenyap, aku pun menggantikan posisinya. Kesempatan hidup kali ini aku berjanji kepada diri sendiri akan mengutamakan kebahagiaan di atas apa pun! Akan tetapi, takdir tetap memaksaku bertemu dengan masa lalu. Menghadapi orang-orang yang menyebabkanku tewas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines