SIKLUS
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 28, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Luka menjadi bagian dari masa depan, segala sesuatu terbentur lalu terbentuk. Begitulah Bayuanggra Pranata Dewangga dengan banyak benturan hidup yang membuatnya bertahan untuk 'tak hancur, membuatnya menangis dengan senyum, membuatnya berteriak tanpa suara. Kesabaran menjadi kunci utamanya untuk berdiri di Titian jurang dengan tombak berapi yang siap membunuhnya kapan saja jika Ia terjatuh.
All Rights Reserved
#727
pria
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Kecil
  • When Destiny Weeps
  • The Dark Side(END)
  • Aralie, Maafkan Aku
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Diantara Luka dan Pulih
  • Poison Of Love

Mengisahkan seorang ibu tunggal yang merawat kedua raga kecilnya tanpa campur tangan dari siapapun. Sebagai seorang ibu yang berdiri sendiri, ia memikul banyaknya peran dalam hidup. Setiap hari adalah perjuangan tanpa henti untuk memastikan anaknya tumbuh dengan bahagia, meski sering kali ia menyembunyikan lelah di balik senyumnya. Ibu dan anak adalah dua jiwa yang terhubung oleh cinta paling murni, sejak detak jantung pertama terdengar di dalam rahim. Bagi seorang anak, ibu adalah dunia. Meski ibu tunggal hanya memiliki satu tangan untuk menggenggamnya, namun kasih sayang yang diberikan tentu terasa seperti mendunia. Sentuhan tangannya adalah obat bagi segala luka, dan pelukan hangatnya adalah benteng dari segala ketakutan. Cinta seorang ibu tidak pernah memudar, ia tetap mencintai dengan cara yang tak selalu terlihat, tetapi selalu terasa. Hubungan ibu dan raga kecilnya adalah sebuah cinta abadi yang tak pernah meminta balasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines