Pain to Pain

Pain to Pain

  • WpView
    Reads 1,491
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️Dewasa⚠️ Suli menatap pria jangkung yang baru saja muncul dari balik pintu. Ia susah payah menelan ludah saking gugupnya. Jantungnya bertaluan keras. Pria itu berhenti di sana, menatapnya sedingin es. "Kenapa diam saja, cepat tanggalkan pakaian kamu!" Kaki Suli gemetaran, tangannya juga gemetaran, seluruh tubuhnya gemetar. Dengan sangat perlahan, ia menanggalkan kain di badannya satu persatu, hingga tak menyisakan apa pun. Pria itu berdiri di tempatnya, mengamati, sebelum akhirnya melangkah setindak demi setindak mendekati Suli yang nyaris pingsan.
All Rights Reserved
#115
miskin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Can I See You're Heart?
  • 90 Days with Devil
  • Sultan Jatuh Cinta
  • Saat Takdir Membalas
  • The Unexpected Stranger
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • AMOUR
  • Cure Of The Heart
  • [End] Behind The Color

[ #1 Angst • 7 Juli 2025] [ #1 Lovetriangle • 22 Juni 2025] [ #1 Emosional • 14 Juni 2025] [ #1 Comingofage • 16 Mei 2025] [ #1 Secretlove • 2 Mei 2025] [ #1 Fiksiindonesia • 18 Agustus 2025] [ #1 FWB • 15 Oktober 2025] Ini adalah kisah dua orang yang sama-sama penuh luka, tetapi juga sama-sama keras kepala dalam mencinta. Keduanya mencintai dengan cara membangkang pada ketakutan mereka sendiri. Dengan ego yang saling melukai. Dengan kesetiaan yang bertumpu pada satu janji. Ada yang indah dari cara mereka tetap saling merawat, meski semesta belum memberi tempat. Ada yang memilukan sekaligus mengharukan dari kisah cinta yang bertahan karena keduanya memilih untuk tidak menyerah ... di tengah pilihan-pilihan yang sering kali membuat goyah. Mereka tragis, tetapi juga manis. Mereka tulus, tetapi jalannya tidak mulus. Mungkin, itulah yang membuat kisah ini begitu menyakitkan. Sebab, keduanya tahu bahwa mereka saling mencintai, tetapi tidak yakin apakah cinta itu cukup untuk terus dipertahankan dengan cara yang selama ini mereka yakini. --- Ini bukan cerita singkat. Tokoh-tokoh di dalamnya tidak hadir sekadar untuk lewat. Mereka tumbuh perlahan, jatuh pelan-pelan, lalu bangkit dengan cara yang hanya bisa dipahami jika kamu bersedia bertahan. Tulisan ini panjang karena mereka layak diceritakan dengan utuh. Setiap bab, setiap percakapan, setiap jeda, dibangun untuk mengenalkan mereka apa adanya: rapuh, egois, lembut, lucu, menyebalkan, dan menggemaskan. Jika kamu bertahan sampai akhir, satu hal yang pasti akan terjadi adalah ... kamu akan menyayangi mereka, mungkin bahkan lebih dari yang kamu kira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines