FINE [REMAKE]

FINE [REMAKE]

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 18, 2022
Apakah kamu tahu bagaimana hari-hariku jadi berwarna ketika bersamamu? Senyum yang tak pernah lepas, juga rindu yang selalu ada di saat aku jauh darimu. Perasaan itu, kata orang-orang namanya cinta. Tapi apakah mungkin aku mencintaimu? Kau sudah seperti bagian kehidupanku, sahabat yang selalu ada, bagaimana aku bisa merusak hal tersebut dengan sesuatu yang dinamakan cinta? Bahkan sampai pada akhirnya kuketahui bahwa kau mencintai perempuan lain, tak satu pun yang berubah dariku. Kecuali takut kehilanganmu. From a story i've been wrote on 2018, Fine. 2022. ©kriseu
All Rights Reserved
#388
novelcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Kumpulan Cerpen Cinta
  • DAMN (GxG)
  • Kisah yang Tertunda
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • EPHEMERAL [COMPLETED]
  • Possessive vs Bad Girl [COMPLETED] ✔
  • Husband In Second Life ✓
  • Cinta Dalam Diam

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines