[-08] : AXIOMATIC

[-08] : AXIOMATIC

  • WpView
    Reads 426
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 11, 2024
To be loved or to be respected. Dunia yang rusak dan mereka yang terberkati. Yang tersayang diberi perlindungan. Yang berkuasa memberi perintah. Semuanya menaiki kapal yang sama. Jika seharusnya pemimpin yang terkuat, mengapa harus manusia lain datang berkorban. Pernyataan itu selalu tak terjawab, hingga yang kecil mencoba naik. "Berkuasa bukan berarti beruntung." Namun yang beruntung pasti akan berkuasa disini. Pelatihan dan kekuatan menjadi basis dalam setiap penghargaan. Hukum rimba, 'Yang terkuat adalah raja' kembali berlaku dalam setiap kekalahan musuh. Tapi apa jadinya, jika kodrat teman menjadi musuh, pengecut menjadi pemberani? Kamu hanya memiliki dua kesempatan, to get love or to gain power. Jelas, kekuasaan lebih berarti kan? -sasa ;)
All Rights Reserved
#278
power
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lightshadow
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • IMPERIUM || End✓
  • Green Jewel [Selesai]
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • [1] Permaisuri Menggelora Dimanjakan Yang Mulia

{PLAGIAT DILARANG MENDEKAT} Cerita ini murni hasil dari pemikiran dan ide author. Warning typo bertebaran!! . . . Di kekaisaran Melatonandia, ada sebuah legenda tentang Hutan Kabut dimana terdapat sebuah pohon besar yang tumbuh subur didalamnya. Konon siapa saja yang berhasil menemukan pohon tersebut maka seluruh keinginannya akan terkabul, dan jika tidak mereka tidak akan bisa kembali. "Pohon apa yang dimaksud itu?" "Tidak ada yang mengetahuinya." "Mengapa? Bukankah seharusnya ada seseorang yang berhasil keluar dari sana?" "Hanya satu orang yang berhasil lolos dari tempat tersebut, Yang mulia kaisar. Tetapi beliau menolak untuk mengatakan apapun yang berkaitan dengan hutan tersebut." Sienna Blair yang merasa putus asa mulai berharap dengan keajaiban yang akan datang padanya. Namun bukannya menunggu, dia dengan berani mulai pergi ke tempat terkutuk itu untuk meminta sebuah permohonan. "Semuanya keliru, tidak ada yang salah dengan hutan ini!" "Padahal baru kemarin kau memohon dengan sungguh-sungguh padaku." "Aku tidak sudi meminta pertolongan pada iblis terkutuk sepertimu!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines