We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SHAVIRA
  • WpView
    Reads 536
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Sha-vi-ra. Tiga suku kata yang membuat semua orang langsung menajamkan indra pendengarannya. Tiga suku kata yang membuat seluruh pasang mata melihat kearahnya. Atensi milik gadis ini, sungguh luar biasa. Sangat tidak bisa dilewatkan sedetikpun. Shavira adalah salah satu manifestasi dari sosok Dewi Aphrodite dan Athena. Cantik dan Berbahaya. Shavira itu, rusak. Sangat impulsif dan juga manipulatif. Nama 'Shavira' sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "berbeda". Nama yang dimiliki gadis itu, melambangkan pesona dan kharisma. Sosok kepribadian yang glamour dan selalu menjadi pusat perhatian. Shavira adalah salah satu ciptaan Tuhan yang tidak bisa dielakkan. Ia terlahir sempurna, dan juga rusak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Argasha [ON GOING]
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Aku Hanya Ingin Punya Rumah untuk Tempat Pulang
  • My Fierce Step Sisters
  • ALFHALETT
  • YOU DEFINITELY CAN TAN
  • The Hunter
  •  ANATHA
  • ARSALESA [END]

[BUDAYAKAN FOLLOW DULU BARU BACA] Kisah dua remaja yang sama-sama memiliki keluarga yang tidak utuh. Luka dan kecewa sudah seperti lauk sehari-hari. Tetapi setiap manusia memiliki sudut pandang dan caranya masing-masing dalam menghadapi masalah. Begitupun dengan keduanya. "Gue benci takdir. Gue benci tuhan, Ga" Arga menggelengkan kepalanya, "Lo boleh marah, Lo boleh membenci takdir. Tapi tidak dengan penciptanya, Sha." "Lo gak tau betapa beratnya jadi gue, Ga! Lo gak tau gimana susahnya buat senyum! Lo gak tau, Ga." Lirih Asha. "Asha, asal Lo tau. Ada jutaan manusia di bumi, setiap orang punya masalah nya masing-masing. Dan gak sedikit juga yang lebih susah dari Lo." Arga menggenggam erat tangan Asha. "Ikhlasin. Belajar untuk ikhlas. Dekatin diri Lo sama tuhan, maka Tuhan akan menemani Lo disetiap langkah Lo. Trust me, Sha." . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines