Mago's Last Apprentice ✅
  • Reads 2,469
  • Votes 385
  • Parts 42
  • Reads 2,469
  • Votes 385
  • Parts 42
Complete, First published Mar 19, 2022
Di balik kabut tebal yang menyelimuti puncak tertinggi Gunung Jiri, Cheonwangbong, Mago sang dewi penyembuh membangun sebuah menara yang atapnya menembus Nirwana. Para perempuan yang dipilihnya dari seantero Joseon mempelajari pengobatan dan menyembuhkan orang sakit dalam menara ini. Tidak sembarang pasien atau pendaki dapat menemukannya; Mago memastikan ingatan pengunjung tentang Cheonwangbong terhapus sekeluarnya dari kabut. Alhasil, yang beredar di masyarakat merupakan rumor-rumor hasil terkaan belaka.

Supaya bisa naik ke Nirwana, seorang murid Mago harus menyembuhkan 108 orang sakit, menghapal seluruh buku dalam perpustakaan menara, dan menguasai teknik penyembuhan yang menggunakan tenaga dalam. Yuju sudah memenuhi semua syarat tersebut, tetapi ia tetap ditinggalkan Mago dalam istana sebagai murid terakhir 'karena sebuah ikatan yang belum putus'. Yuju tak mampu menebak ikatan apa itu-sampai seorang petani miskin putus asa datang membawa putrinya yang sakit parah ke Cheonwangbong.

"Tuan Pendaki, siapa nama Anda?"

"Lee Seokmin, Yuju-nim."
All Rights Reserved
Sign up to add Mago's Last Apprentice ✅ to your library and receive updates
or
#22mythology
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Si Ikan Paus Yang Menyimpan Sampah Dalam Perutnya [TELAH TERBIT/OPEN PO] cover
SAHMURA [END]✔ cover
Kehidupan Kedua Cello [END] cover
Harmoni Dua Hati [END] cover
SWEET AGREEMENT (COMPLETED) cover
GO BACK TO YOU || Markhyuck cover
The Beating Of Love   [selesai] cover
Stars Behind the Darkness 2 cover
Till I Reach It [Complete] - Revisi cover
Wanita Matahari & Pria dari Persimpangan cover

Si Ikan Paus Yang Menyimpan Sampah Dalam Perutnya [TELAH TERBIT/OPEN PO]

10 parts Complete

(Keluarga/romansa/chiklit/drama) [Judul lama: Niskala] Hubunganku dengan Nyonya Bet bagai love and hate relationship. Aku sangat menyayangi Nyonya Bet, tetapi beliau (sepertinya sangat) membenciku. Berkat hubungan enggak sehat itu, aku jadi terbiasa menyimpan kekesalan padanya selama bertahun-tahun dan tak sadar sudah menumpuk saja menjadi 'sampah' di perut, yang perlahan membuatku hampir semaput! Aku jadi mirip ikan paus yang meraup sampah manusia di lautan karena menganggapnya makanan. Paus itu akan menyimpannya sampai mati dan berakhir meledak di tengah laut. Aku takut, suatu saat nanti 'sampah-sampah' di perutku tak sengaja meledak mengenaskan di depan Nyonya Bet seperti si paus malang, dan membuat hubungan kami makin merenggang. Aku hanya ingin mengatakan ini pada Nyonya Bet, "Buk, Cala rindu pelukan Ibuk."