Tinta tentang Pena

Tinta tentang Pena

  • WpView
    Reads 577
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 28, 2024
Menurutmu, cowok sama cewek bisa murni sahabatan tanpa ada rasa gak? - Tintania Sabila Anjani, seorang wanita polos yang termakan omongannya sendiri karena jatuh cinta pada seniornya yang gendut. Ternyata Senior yang selama ini ia kira tidak sesuai ekspektasi justru malah memiliki hobi yang sama dengannya, sama-sama menyukai sastra dan puisi dan berujung membuatnya jatuh cinta. Namun dibalik semua itu, ada rintangan dalam kisah mereka. Karena tidak ada kisah cinta yang lurus-lurus saja bukan?
All Rights Reserved
#97
pena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Kelly Vannesa
  • Aksara Kita
  • BINTANG&BULAN
  • INDESTRUCTIBLE [TAMAT]
  • May I Love You?
  • Bayang Cinta || Harqeel
  • Awan Untuk Pelangi ( SELESAI )

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines