BROKEN STORY [ON GOING]

BROKEN STORY [ON GOING]

  • WpView
    Leituras 1,430
  • WpVote
    Votos 243
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadConcluída seg, mai 6, 2024
Angga mulai meraih sabuk pengaman dan memasangkan pada tubuh Dena. Terlihat kepala Dena dalam posisi salah Angga sontak membenarkannya. "Kalo dilihat-lihat cantik juga." Ucapan yang ia tahan sedari tadi pun lolos tanpa ia sadari. Angga berdecak menyadari kata-kata barusan yang tak pantas ia katakan pada gadis menyebalkan ini. "Tapi gak ada gunanya kalo lo bermasalah sama gue." Angga menimpal kata-katanya tadi, dengan tatapan tajamnya. WARNING!!! Cerita ini belum di revisi jadi maklum banyak typo atau penulisan yang salah, mohon dimaklum ya!!! Happy reading☘
Todos os Direitos Reservados
#146
ancaman
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Love From Coercion
  • RIRI NATARI [END]
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • DIRGANTARA
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Long Trip To Love✅

Dunia Agni tiba-tiba runtuh saat Bunda dan Abangnya dinyatakan meninggal akibat kecerobohannya sendiri. Kehilangan keluarga dan rasa sayang sang Ayah sekaligus tuduhan macam-macam dari keluarganya yang lain membuat gadis itu takut dalam bisunya. Gadis itu pun menjadikan dirinya angkuh tak tersentuh, menurutnya, lebih baik ditatap tidak suka daripada dilempari tatapan seorang pembunuh. Sampai suatu hari Nabiru masuk ke dalam hidupnya, memberikan bantuan dari orang-orang yang ingin menganggunya. Sejak saat itu, Agni langsung menjadikan Nabiru miliknya secara sepihak, memaksa masuk ke dalam hidup cowok itu. Awalnya Nabiru tidak pernah mengelak kehadirannya, sampai seseorang menarik perhatian cowok itu dan mulai mendorong Agni menjauh. "Gue udah tau gimana sakitnya kehilangan. Dan gue nggak mau kehilangan lagi. Biru nggak boleh kemana-kemana..."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo