Sektor 3

Sektor 3

  • WpView
    Reads 2,210
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2026
Mereka hanya sekumpulan mahasiswa biasa yang tinggal di asrama suatu universitas, sektor 3. Wilayah asrama mereka berada di sektor 3. Asrama yang terdiri dari 3 gedung yang didesain berbentuk U. Serba tiga jadi yah, ish, ish. Tenang, isinya makhluk bernama manusia kok. Bukan dedemit apalagi alien. Cuman kelakuan mereka ada ajah yang diluar nalar. Ada yang rebutan CD, ada yang bisa nebak karakter orang tapi engga peka, ada yang suka ngerampok makanan, ada yang judes, ada yang polos gampang dikibulin, ada yang es batu, ada yang kalem tapi suka ngomong kasar, ohh ada juga yang bertepuk sebelah tangan. Aishhlahh, tentunya keseharian mereka tidak terlepas dari jadwal kuliah berserta anteknya yaitu tugas dan laporan. Sekamar berenam lagi, sumpek ngga? Yaiyalah. Tapi disanalah keseruannya. Penasaran? Langsung aelah gaskeuun baca kisah Zalwa dan para kawannya. Tapi kudu sabar, kenapa? Karena mereka hanyalah manusia biasa.
All Rights Reserved
#503
linyi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAPTA HARSA {TERBIT} ✓
  • 41 HARI
  • ALNI
  • Melody In Ramadan (TERBIT) ✓
  • ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓
  • ON SIGHT (Completed)
  • Ms Careless and Mr Perfect (Tamat Di KBM dan Karyakarsa)
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • CEZALINE

SERI KEDUA KLANDESTIN UNIVERSE [Sudah terbit & part masih lengkap] "Bang, tahun depan kalian umur berapa?" celetuk Aji yang bergabung dengan Haikal dan juga Marka di ruang tengah. Di tangannya menyangga gelas berisi jus jambu yang ia dapatkan dari hasil memohon pada Reihan. "22 kayaknya," jawab Marka. Sementara Haikal yang berbaring di sampingnya langsung menyahuti. "Kenapa nanya-nanya?" "Nanya aja, lo tahun depan umur berapa?" "Gatau," jawab Haikal tanpa ada minat menoleh, ia malah sempat melirik Marka yang kebetulan ia pinjam pahanya sebagai bantal, tapi setelah itu ia kembali menatap layar ponselnya. "Kok nggak tau sih? Umur sendiri juga." "Ya, umur mah nggak ada yang tau, Ji," jawab Haikal. ✨✨✨ "Kita adalah tujuh yang menjadi satu. Sukacita dan air mata. Bahagia dan pilu. Kita bisa saling berbagi. Klandestin Gang adalah sahabat, keluarga, dan rumah terbaik yang pernah ada." - Sapta Harsa, 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines