this time, what's your name?

this time, what's your name?

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 20, 2022
Ini bukan kisah romeo dan juliet, Ini juga bukan kisah Cinderella dan pangerannya. Bukan pula kisah putri tidur yang dicium pangeran mesum. Ini kisah biasa, kisah tentang dia yang dikutuk oleh dewa, dan ia yang dicintai oleh kematian. Ini bukan kisah romantis yang mendebarkan, jadi jangan tertipu covernya. "Apa kau baik-baik saja Rebecca?" "Saya baik-baik saja tuan, tapi saya bukanlah rebecca" Aaah, terkadang aku lupa bahwa kau sudah terlahir kembali, dan akulah yang tak kunjung menua maupun mati "Rebecca, mungkin di masa depan namamu akan berubah menjadi Mary, Alice atau Diana. Tapi tidak peduli sebanyak apa kau bereinkarnasi, sebanyak itu pula aku akan tetap berdiri di sampingmu"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • CAHAYA  YANG MASIH TERTAUT PADA BINTANG
  • I Live Again to be Happy -Su Jia Limei-
  • Zeyara: Extraordinary Love In a Novel World
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • AETERNA  | Selesai✓
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines