Humairah

Humairah

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 26, 2022
Dion Alexander Klista adalah seorang anak tunggal dari keluarga Klista, salah satu keluarga kaya raya di Jakarta. Cowok berparas ganteng,berlagak sombong dan tidak suka dengan penolakan ternyata disukai oleh semua siswi SMAN 1 BIRU. Semua hidupnya berubah ketika dia bertemu dengan seorang cewek yang sikapnya Masya Allah tapi galaknya astgfirullah. Dia Humairah, gadis yang suka dengan kesederhanaan. " Dia berhak bahagia, meskipun bukan bersamaku". -Humairah. Apakah takdir akan mempersatukan mereka berdua? Atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
#311
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Being a Good Papa [ End ]
  • Si Cantik Milik Pria Soleh
  • gibran's regred // defan gidara
  • Caelus Kenjio V.E (Revisi)
  • ARGANNISA (HIATUS)
  • Biar Waktu Yang Bicara
  • You Are Again
  • Tuan Muda?
  • Be a Male Lead (, Completed)

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

More details
WpActionLinkContent Guidelines