Jogja dan 2 insan didalamnya

Jogja dan 2 insan didalamnya

  • WpView
    Reads 348
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 20, 2022
Gadis cantik yang bertemu rumahnya, ketika ia sedang berkelana. kisah seorang Laresta Miaren Adriantara, gadis berparas cantik dengan beribu caranya untuk bahagia. Laresta adalah anak tunggal kaya raya, tidak hanya itu, Laresta juga memiliki paras cantik bak bidadari. Lalu mengapa Resta masih mencari kebahagiaannya? bukankah apa yang dimiliki Resta sudah lebih dari cukup? memang, tapi bahagia bukan selalu tentang harta dan rupa. Dan bagaimana jadinya bilamana Resta bertemu dengan rumahnya, sekaligus kebahagiaannya, Mahesa Bimantara Pradipta. Mahesa Bimantara Pradipta, manusia yang berhasil membuat Laresta bahagia. Bisa disebut Mahesa adalah Rumahnya. Sejak pertemuan pertama mereka, Mahesa sudah tertarik dengan gadis yang saat itu ia temui didekat danau, yang kala itu sedang hujan deras. Sejak saat itu keduanya menjadi dekat, saling menjadi pundak untuk satu sama lain. Keduanya sama sama rapuh, sama sama rusak, dan sama sama membutuhkan pundak. Bisakah persamaan itu menjadi alasan mereka untuk bersama? atau sebaliknya? "tetap bahagia apapun yang terjadi ya?" "pasti, kalo sama lo." "gua ga yakin, gua bisa ada disamping lo terus" ৎ୭ ⊹ mengandung banyak sekali kata kasar dan kekerasan. jangan ditiru ya! ♥ this story's fiction, gada sangkut pautnya sama idol yang aku pake disini. it's not real Mark lee and not real sung ziyoung.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • Kisah Cinta Beda Agama
  • Raina Maramitha
  • The Story Of Aghea
  • CHAVANDA
  • Markxelio
  • My Perfect Arland
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • ARTAN

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines