Aurora
  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 17, 2022
Ketika banyak orang memikirkan masa depan disitulah Reisha tidak bisa memikirkan apapun. Bukan karena ia tidak ingin menjadi sesuatu namun ia takut apa yang pikiran akan berbanding terbaik dengan apa yang ia harapkan. Sudah terlalu banyak hal buruk yang terjadi Reisha tidak ingin menambahnya. Hal terbaik yang harus ia lakukan sekarang hanyalah terus berjalan meski tak berlari. Jalan yang sudah ia lewati bagaikan guru yang baik tentang kehidupan. Dan jalan yang akan datang di anggapnya sebagai rintangan. Reisha Safa Maulida~
All Rights Reserved
#15
raisha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAZORA (Complete)
  • 7th Anniversary
  • Inside You
  • Xless Marriage
  • Apa Itu rumah (SUDAH TERBIT)
  • Sayap pelindung Raka
  • ARAKHA

Dari balik kacamata berbingkai abu-abu itu Zora selalu memperhatikan Alta dalam diam. Sang Badboy dingin yang memiliki sejuta pesona. Tak hanya berbekal wajah tampan, Alta juga memiliki otak yang cerdas, sehingga membuatnya tak hanya dikagumi remaja seusianya, tapi juga para guru. Tapi, hanya saja ada dua orang manusia berjenis perempuan yang tidak termasuk dalam list penggemar Alta, yaitu Zora dan Bu Bilqis. Keduanya memang memperhatikan, tapi dalam alasan yang berbeda. Jika Zora penasaran dengan keonaran terbaru sang Badboy, guru mereka Bu Bilqis sibuk mencari kesalahan Alta untuk membawanya ke ruang BK. Tapi, kalian pasti tahu jika Tuhan pandai dalam memporak-porandakan hati manusia. Yang awalnya biasa saja, bisa jadi saling memperhatikan. . . "Kacamata lo jatuh. Lain kali hati-hati." - Altair Gibran Mahendra. "Terimakasih." - Zora Syafira Latisha. ©SiriusLoeveClub See you in our story

More details
WpActionLinkContent Guidelines