Suarasa
  • WpView
    Membaca 18,744
  • WpVote
    Vote 3,027
  • WpPart
    Bab 37
WpMetadataReadLengkap Sel, Jan 2, 2024
[Sekuel INSPIRASA] Pernahkah kamu membayangkan bagaimana orang-orang melanjutkan hidupnya sepeninggal insan terkasih yang tidak akan pernah kembali pulang? Mereka yang ditinggalkan anak yang paling dibanggakannya, yang menjadi patokan keberhasilan mereka menjadi orang tua. Mereka yang ditinggalkan kakak yang paling bisa diandalkan, menjadi panutan dalam hal menjalani hidup sebagai seorang anak. Dan aku yang juga ditinggalkannya. Yang berat menyebutnya sebagai kekasih sekalipun pernah berbagi rasa. Tidak mudah juga mengingatnya sebagai seseorang yang pernah hampir sampai menginjaki salah satu gerbang tahapan hidup meski jalanan yang tidak mulus itu sudah berhasil dilewati bersama. Mereka yang kelihatannya tidak sakit dan terluka meski apa yang meneduhkan itu roboh menimpa mereka, menyisakan puing-puing yang sulit untuk kembali dibangun. Pun aku yang tampak terlalu sakit dan penuh luka ini, berdarah-darah bangkit dan pergi meninggalkan semuanya, mencari dunia lain untuk bisa kembali pulih.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#407
siblings
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ketika Bintang Kehilangan Cahayanya
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Letter of Spring Wind
  • Cerita Laut | Senan & Safa [End]
  • ALVIN (On Going)
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Reaching Out

[END] Aku, seorang anak sulung perempuan. Pelindung bagi kedua adik laki-lakiku. Penopang porak-porandanya hubungan orang yang paling aku sayangi, orang tuaku. Seisi dunia tak boleh melihatku lemah. Bahuku harus mampu menopang segala beban. Meskipun, impianku harus terpendam dan menjadi korban. Langkahku harus selalu tegap. Meskipun, orang terdekatku lah yang justru kerap membuatku tersungkur dalam gelap. Ketika Bintang Kehilangan Cahayanya "Terpenjara dalam kata, mengangkasa bersama asa" Selamat membaca :) [CERITA MURNI DARI PIKIRAN AUTHOR YA PLIS :)]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan