Shelf Love

Shelf Love

  • WpView
    LETTURE 128
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 13
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, lug 31, 2022
Menjadi dewasa, bukanlah hal yang istimewa. Melainkan, ini adalah masa kita tenggelam dalam lautan luka, dan juga kecewa. Entah itu karena cinta, atau karena orang terdekat kita seperti keluarga. Kehilangan rasa mencintai diri sendiri, seakan sudah menjadi makanan sehari-hari. Banyak kecewa serta kenyataan pahit yang sudah Raka rasakan. Dia tenggelam jauh, ditekan oleh kehidupan. Namun, ada yang berbeda darinya. Dia tak pernah mengharapkan mendapatkan kebahagiaan, melainkan, dia mengharapkan agar dia diberi kekuatan untuk melewati segala cobaan. Sebab, dia percaya; bahagia yang nyata, datang dari luka luar biasa.
Tutti i diritti riservati
#6
kekurangan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • 𝐒𝚰𝐍(𝐊) 𝚰𝐍 𝐁𝐋𝐔𝐄
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • Rumah untuk Hatiku [SELESAI]
  • Rasa Tanpa Kata
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • RUMAH DI ANTARA DUA MATA
  • LAVANYA

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti