Story cover for Shelf Love by 01Bintang01
Shelf Love
  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Mar 21, 2022
Menjadi dewasa, bukanlah hal yang istimewa. 
Melainkan, ini adalah masa kita tenggelam dalam lautan luka, dan juga kecewa. Entah itu karena cinta, atau karena orang terdekat kita seperti keluarga. Kehilangan rasa mencintai diri sendiri, seakan sudah menjadi makanan sehari-hari. 

Banyak kecewa serta kenyataan pahit yang sudah Raka rasakan. Dia tenggelam jauh, ditekan oleh kehidupan. 

Namun, ada yang berbeda darinya. Dia tak pernah mengharapkan mendapatkan kebahagiaan, melainkan, dia mengharapkan agar dia diberi kekuatan untuk melewati segala cobaan. Sebab, dia percaya; bahagia yang nyata, datang dari luka luar biasa.
All Rights Reserved
Sign up to add Shelf Love to your library and receive updates
or
#17insecurity
Content Guidelines
You may also like
ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ] by ytoway
14 parts Complete
Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.
You may also like
Slide 1 of 10
Rumah untuk Hatiku [SELESAI] cover
LAUTAN HATI HERA cover
BLACK LIFE✓ cover
Seharusnya Kita Tidak Menyerah cover
Rakhmal And His Story [Terbit]  cover
Ungkapan Hati  cover
HANYA AKU DAN KAMU cover
ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ] cover
Mala Dan Dunianya cover
𝐒𝚰𝐍(𝐊) 𝚰𝐍 𝐁𝐋𝐔𝐄  cover

Rumah untuk Hatiku [SELESAI]

31 parts Complete Mature

Setelah tak ada cinta yang kudapati di rumah, aku selalu berharap, suatu saat nanti jika aku mencintai seseorang, aku ingin dia mencintaiku sepenuh hati. menjadikan dia menjadi rumah untuk hatiku yang kosong mungkin akan menjadi jalan bahagiaku. Aku tak mudah jatuh cinta. Karena yang kutemukan, cinta sering berkhianat dan saling menyakiti, seperti yang pernah kusaksikan antara ayah dan ibu. Kebencian di hati manusia bisa menguar kapan saja. Aku tak menginginkan kejadian serupa di hidupku. Aku ingin bahagia bersama orang yang kucintai dan mencintaiku selamanya. Hingga suatu hari aku bertemu dengan orang yang menurutku tepat untuk membuat cita-citaku untuk bahagia menjadi kian nyata. Namun, ternyata tak semudah itu. Aku dan siapa pun tak bisa hidup di dua dunia sekaligus. Ketika dituntut harus memilih, inilah awalku harus memulai petualangan. Mencari rumah untuk hatiku, rumah bahagia yang kuimpikan.