Tentang veddira

Tentang veddira

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 9, 2022
assalamualaikum kawan aku mau bikin cerita nih tentang anak perempuan yang terlahir dari kesalahan orang tuanya dulu. ya ibunya itu dulu pernah melakukan hal yang sangat tidak senonoh bersama pasangannya dan sekarang pasanganny itu hilang bagaikan ditelan bumi.veddira sering merasakan bagaimana rasanya dibuli,dihina,dikucilkan,bahkan dicaci maki oleh para tetangga,teman teman sekolahnya, bahkan oleh ibunya sendiri.dan pada suatu saat ia bertemu dengan cowok yang sangat menyayanginya tapi suatu ketika ada hal besar yang berasil mengungkapkan jati diri dari ayah kekasihnya itu. mau tau hal apa itu? "a-aku h-hamil mah"ujar veddira jujur Plakk "apa kata mu ira? Kamu hamil? DASAR JALANG" "AKU JALANG KARNA MAMAH JUGA JALANG, JADI GAUSA MERASA PALING SUCI."teriak veddira tak terima Mau tau lanjutannya? ayo baca cerita veddira~{by. luka}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug Me (Mom Dad)
  • Hai, Kak! (END)
  • AILAH(END)✅
  • Benalu [Terbit]
  • What If?
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • LABIL
  • My lovely my story
  • Constellations From The Room

"kenapa papa selalu marahin Sherin? Salah Sherin apa? Kalo Sherin hidup hanya untuk dimaki dan dihina terus sama mama dan papa, untuk apa Sherin dilahirin? Sherin gak pernah minta dilahirin ke dunia ini pa!!" Tegas Sherin dengan berlimang air mata "Salah kamu itu karena udah lahir tanpa keinginan kami, kamu itu gak seharusnya keluar dari rahim perempuan itu!!" Ujar bagas "Terus kenapa gak bunuh Sherin aja waktu mama mengandung Sherin? Kalo gini Sherin ga kuat hidup pa! Sherin gak tau rasa kasih sayang dari orang tua Sherin, rasanya sakit banget di maki terus dan ga dianggap sama mama dan papa!!" Sherin memukul dadanya, melampiaskan kekecewaannya Nenek berusaha menahan emosi Sherin yang kini kian meluap, semua unek-unek sudah Sherin sampaikan. Kini hanya menunggu keputusan papanya, ia harus memutuskan untuk tetap bersama Sherin atau mengusir Sherin dari rumah itu. "Kalo kamu mau mati,, silahkan. Lebih baik jika kamu tidak menampakan diri kamu didepan keluarga saya!!" Tekan Bagas dengan sangat tega Kata itu benar-benar melukai hati Sherin "BAGAS!!" Tegas eyang

More details
WpActionLinkContent Guidelines