Story cover for Yang Terlupa by Yukari_Anika
Yang Terlupa
  • WpView
    Reads 445
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 445
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Mar 22, 2022
Mature
Sebenarnya kenangan apa yang membuat mu paling malu selama hidup?

Jatuh di selokan saat kecil? Atau melakukan tindakan bodoh di tempat umum?

Sepertinya kejadian paling memalukan bagi Kanaya Anandara masuk di poin ke dua.

Si remaja lugu yang penampilannya jauh dari standar kecantikan di negeri ini.

Perempuan itu meremas kedua tangannya yang telah berkeringat dingin. Setelah mengumpulkan tekadnya, ia berjalan dengan pelan menghampiri Gilang--Laki-laki yang selalu meminta bantuannya.

Remaja laki-laki bertubuh tinggi itu tengah sibuk mengecek sound sistem dengan beberapa teman kelasnya yang lain.

"Gilang."

Gilang menghentikan kegiatannya dan menatap Naya dengan sebelah alis terangkat. "Aku suka sama kamu Gilang."

Seketika suara riuh di lapangan membuat suasana membuat Naya malu, tapi ia tahan demi mendengar jawaban Gilang. Naya menatap mata Gilang yang cenderung tenang, tidak terkejut, raut jahil, ataupun ancaman yang selalu ia tunjukkan.

"Bodoh." Jeda selama beberapa detik. "Gue gak suka lo buntel, jangan salah artikan ke baikan gue selama ini." ditolak di tempat umum saja sudah memalukan.

Yang lebih parah dari itu adalah Gilang menolak dirinya dengan pengeras suara, hingga penolakan itu terdengar di seluruh lingkungan sekolah.

Semenjak kejadian itu hidup Naya luar biasa tersiksa sampai pada tahap yang paling mengerikan dan tidak pernah ia duga akan terjadi dalam hidupnya.

Percobaan pemerkosaan yang membuat ia benar-benar semakin membenci Gilang. Sebenarnya bukan laki-laki itu pelakunya. Namun itu adalah kebenaran yang ia percayai, padahal ada orang lain yang telah mengincarnya.

---
Mari bantu Naya untuk mengungkapnya.

Happy reading.
All Rights Reserved
Sign up to add Yang Terlupa to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
[✅] Pernikahan Kontrak | Bakugou Katsuki x Readers | Adult AU by aiichyy_
25 parts Complete Mature
[Completed] Perempuan sempurna dengan kemampuan yang hebat? Namanya, (Y/n) Kazekawa. Orang-orang menyebutnya sebagai jenius dalam bidang bisnis. Dirinya yang tidak peduli dengan keberadaan laki-laki, membuat dirinya tidak percaya dengan istilah cinta. *** Namun kehidupannya mulai berubah saat dirinya bertemu seorang laki-laki yang sama-sama ambisius. "Dynamite hero ke-2 datang ke konferensi?" kata seseorang terhadap seorang yang lainnya. "Wah, benar! Aku nggak nyangka dia datang!" balas yang lainnya dengan antusias. "Bukannya dia masih lajang? Gimana kalau kita minta nomornya~ Lumayan kan kalau dikasih~" (Y/n) hanya meremehkan mereka yang berhalusinasi untuk menikahi seorang pangeran idaman. Baginya itu adalah hal yang paling bodoh yang pernah dilakukan oleh kaum wanita. *** Karena aku tidak melihat jalan, aku menabrak seorang yang bertubuh tegak, dan memiliki wajah yang tegas. "Hey! Hati-hati kalau jalan!" protesnya dengan tegas. Tenyata dia ini sama dengan rumornya... "Maaf" ucapku dengan perasaan acuh tak acuh. Dia terlihat sedikit kesal namun dia berusaha untuk menahan muka kesalnya, lalu melangkah pergi. *** Katsuki yang berdarah-darah ada di pangkuanku itu membuka matanya, "KATSUKI!" Lalu dia tersenyum dan memegang pipiku, "hey- jangan menangis... kau tahu kan kenapa aku bilang begini? ak-" "SUDAHLAH HEY! ITU TAK PENTING, SEBENTAR AKAN KU PANGGIL DOKTER-" "tak usah- sepertinya aku harus minta maaf... karena pernah berbuat kasar padamu" "APA MAKSUDMU TAK USAH?!- aku akan telepon dokternya!" "(Y/n) turunkan ponselmu dan dengarlah aku *berbatuk darah*" Seketika aku menurunkan ponsel dan mulai menangis, "Jangan sok kuat, dasar bodoh! kita berbicara lagi nanti! Lihatlah dirimu! Itu darah, hey!" "(Y/n) Kazekawa, kau ini gadis tergila yang pernah kukenal... Aku mencintaimu sialan!" *** 25/09/2021 - 22/11/2021 (20/20) Durasi baca : 3 jam 36 menit
You may also like
Slide 1 of 9
Felicity [On Going] cover
Love & Enemy cover
BarraKilla cover
Arsyilazka cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Adka Is BABY [FemDom] cover
[✅] Pernikahan Kontrak | Bakugou Katsuki x Readers | Adult AU cover
ARTAN  cover
troublemaker VS ketos! ✔ cover

Felicity [On Going]

12 parts Complete

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest