Counting Down

Counting Down

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 23, 2022
Seorang gadis tengah duduk didepan ruangan yang terlihat masih sepi, sebuah kaca lebar menjadi pembatas antara ia dan seseorang yang sangat ingin ia temui. Gadis itu menunggu dengan sabar walau sesekali menggerutu karna terlalu lama menunggu, namun berikutnya ia kembali tenang dan menunggu dengan begitu semangat. Kakinya mengayun secara bergantian untuk menghilangkan kebosanannaya. Sampai menit berikutnya ia tersenyum dengan binar mata yang luar biasa senang. "Grey" pekik gadis itu dengan tangan mungilnya yang melambaik bak anak ekcil yang baru saja bertemu taman akrab. Lelaki itu tertawa pelan lalu duduk di sebrang sana diantara kaca pembatas yang berada tepat dihadapannya. Lelaki itu segera mengambil gagang telpon saat melihat gadisnya dengan tak sabaran mengacungkan gagang telpon miliknya yang telah ia letakkan di telinga mungilnya. "Semangat banget." "Iya dong. Kan mau ngedate." Lelaki yang dipanggil Grey itu tertawa "Pantesan cantik banget." "Aku salah kostum. Harusnya pake baju yang agak garang gitu, ini masak gumuy gini." Gadis itu mengoceh dengan menunjuk pakaian yang ia kenakan. Grey terbahak mendengar penuturan gadisnya " Pake baju garang juga tetep gumuy kamu sayang." "Haaa Neo juga bilang gitu tadi."Jawab gadis itu menyetujui. "Besok aku pake baju tahanan kayak punya kamu biar couple, boleh?"
All Rights Reserved
#21
kimmy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ★BABY ZION★
  • I'm a Girl, Bos!
  • Sudut pandang (felisha)
  • I'm More Than Just A Princess
  • One Knock Away 1121 [Greesel]
  • ALTARSYA
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • G.H.E.A ✔[END]
  • GREENSTA [END]

menceritakan seorang remaja nakal yang terjebak di dalam tubuh sang figuran kesukaan nya. ****** "Yeeeee... seneng nya aku~ eh tunggu dulu, zion kan anak nya cool, ehm hm" seketika ia merubah mimik wajahnya menjadi se dingin mungkin. ****** "gw penasaran sama muka lu kaya gimana zi, kali-kali napa liatin muka lu" ucapan sang teman yang membuat tubuh Zion terdiam, zion pun menatap matanya tajam "ga" ucap zion. ****** Zian adalah anak dari keluarga broken home. iya sama sekali tak mengharapkan kasih sayang dari kedua orang tua nya, kalo kata dia "selagi duit lancar gw ga butuh begituan" ucap nya, yang memang hati nya sudah beku untuk kedua orangtuanya. Zian senang membeli hal-hal yang berbau imajinasi seperti hal nya novel, komik, manga, dan banyak hal yang lain tak jarang iya menonton animasi yang menurutnya seru. pada hari itu Zian membeli satu novel yang menurutnya sangat amat dia suka, bukan karna ada protagonis yang kuat tapi karna ada figuran yang menurutnya keren, dia selalu berambisi untuk menjadi figuran itu tapi apalah daya, seorang Zian yang tak kuat terhadap bentakan membuatnya memikirkan banyak hal. ya inilah kisah seorang Zian bocah remaja yang ketakilan, tidak bisa diam, nangis terhadap semua jenis bentakan, nakal nya nauzubillah, tapi ia juga remaja yang lucu dengan sifat polosnya yang terkadang bikin orang sekitarnya menahan gemas. sedangkan Zion kembalikan nya, Zion adalah anak yang di sayang namun orang tuanya Yang sibuk aja, menjadikan zio anak yang kesepian, karna itulah sifat nya yang dingin dan cuek terbentuk, apakah sanggup seorang Zian menjadi Zion yang sifat dan sikap nya berbanding terbalik. • DI LARANG MENGCOPY KARYA ORANG LAIN • KOMENTAR YANG DI TERIMA HANYA HAL POSITIF • BUKAN CERITA GAY ATAU HOMO • KRITIK DAN SARAN DI TERIMA JIKA ITU MENUJU HAL YANG BAIK mohon bantuannya bila ada kesalahan, karna aku juga belum terlalu bisa. <⁠(⁠ ̄⁠︶⁠ ̄⁠)⁠>

More details
WpActionLinkContent Guidelines