Aku menarik nafas dalam. Di tempat ini, aku sendiri memandang langit hitam tanpa bintang. Air mata ku menetes. Kembali teringat kenangan saat aku masih bersama mereka. Bibirku tanpa sadar tersenyum. Ada kepedihan dihatiku dengan hanya mengingatnya. Namun aku tak bisa menyalahkan takdir. Karena semua memang kebodohanku. Gantungan lonceng yang aku genggam telah kubunyikan. Tapi hal ini tidak seutuhnya menawarkan rasa rinduku. Ehhmmm, kalau kalian beranggap ini cerita horor karna judulnya yang emang horor. Itu salah besar:) Ga yakin? Ceritanya si emang ga horor, tapi kayanya orangnya dehh yang horor wkwkwk "Happy reading"
Más detalles