ALTERVERSE

ALTERVERSE

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 23, 2022
Satu tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mendambakan seseorang yang bahkan tak pernah melihat perjuanganmu. Namun, Lentera sanggup melakukan itu hingga sang Tuan akhirnya menyadari, bahwa rasa yang Lentera bawa bukan hanya rasa yang hinggap sementara, kemudian usai begitu saja. Lentera sudah berhasil, ia hampir menyentuh garis akhir, namun kendala datang tanpa diperintah, semesta seakan tengah bercanda padanya. Wanita yang ia sebut sahabat itu juga pengagum laki-laki yang sama sepertinya. Lantas, bagaimana ia harus bersikap? Apakah lagi-lagi ia harus mengalah demi seorang teman? "Altaf, kenapa cinta sama kamu sesakit ini, ya..?" "You'll always be my choice, Tera."
All Rights Reserved
#92
singtoprachaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Terlambat [ Singto x Krist ] ✓
  • Summer Rain [Singto X Krist - Completed]
  • Singto And His Secret
  • Mine
  • True Love
  • Beautiful Secret
  • [35]. Revenge [ Krist x Singto ]
  • [7]. Meet Again [ Sequel Love Love You ]
  • The Air I Breath
  • [4]. Love Love You [Krist x Singto]

Singto yang terbiasa menjadi anak tunggal dengan tiba-tiba harus menjadi seorang kakak. Orang tua Singto membawa remaja dari panti asuhan. Singto benci ketika harus berbagi kasih sayang. Singto akan membuat adiknya tidak betah di keluarganya. Penyiksaan, pemerkosaan, berakhir dengan kehilangan. "Aku kira dengan di adopsi, aku akan dapat kasih sayang, ternyata aku yang berekspektasi tinggi. Segitu gak pantasnya aku untuk menjadi adik dia? aku capek. aku pengen tidur nyenyak tanpa ketakutan. Aku takut pukulan dia. Aku takut ngelakuin kesalahan. Sekarang hanya aku dan anak ku" × Krist Perawat × "Gue benci sama lo. Lo itu anak haram yang dipungut orang tua gue. Jadi seharusnya lo berterima kasih ke gue dan keluarga gue. Sekarang tugas lo cuma puasin gue. Jangan pernah bilang itu anak gue, atau gue bakal nyiksa lo lebih parah. Kata-kata gue terlalu jahat sampai-sampai lo sekarang ninggalin gue" × Singto Prachaya×

More details
WpActionLinkContent Guidelines