I'm okay (END)

I'm okay (END)

  • WpView
    Leituras 38,537
  • WpVote
    Votos 3,433
  • WpPart
    Capítulos 44
WpMetadataReadConcluída ter, ago 5, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Orang tuanya selalu bertengkar, tak ada yang bisa ia lakukan selain berusaha meyakinkan diri bahwa keluarganya akan baik-baik saja. Pertengkaran adalah hal wajar dalam rumah tangga. Tumbuh gadis itu berdampingan dengan rasa sakit. Hingga tiba pada satu kejadian, Caramel terpaksa harus mengantarkan surat cinta milik sahabatnya, alih-alih sudah benar, ternyata surat itu salah alamat. Berujung pada benih-benih cinta antara Caramel dengan si penerima surat tadi. Namun, keadaan tak semulus yang dibayangkan kala keduanya semakin dekat, Caramel justru terbayang adegan mengerikan kala kedua orang tuanya yang saling mencintai justru berujung saling menyakiti. Caramel trauma dengan Cinta. Juga tak percaya dengan sebuah hubungan. "I don't believe in a relationship." - Caramel. Note : Di beberapa chapter awal, cerita ini tidak ada kisha romansa sama sekali. Author ingin menceritakan bagaimana sakitnya tokoh Caramel. Setelahnya, baru author ciptakan adegan manis guna menunjukkan bahwa roda kehidupan itu berputar. Cerita ini dibuat semata-mata hanya untuk menyalurkan hobi dan imajinasi. Start : 16-04-22 End : 21-10-22 Rank : # 1 in overthinking [31-08-22] # 1 in brokenhome [26-10-22] # 1 in pelajaran hidup [30-10-22] # 1 in insecure [11-11-22] # 4 in cinta beda agama [10-11-22]
Todos os Direitos Reservados
#944
overthinking
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Let Me Love You Longer
  • Karamel [Completed]
  • DEVIAN [END]
  • Caramel (END)
  • LUKA [END]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Caramel
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  •  ANATHA
  • Strong Girl Michella (END)

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo