Haru-Haru for (Hope)

Haru-Haru for (Hope)

  • WpView
    Reads 940
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 27, 2024
Satu jam setelah acara makan malam yang menegangkan, dengan rasa percaya diri Jungkook menurunkan jas hitam dia pakai di depan seorang dosen jenius di depannya. Tak lebih dari sekedar tatapan heran, begitu kagetnya seorang Yoongi ketika baris sayatan dan juga luka lebam itu diciptakan dari serpihan tajam. Jungkook tak butuh rasa iba, dia hanya butuh seseorang mempercayai kalau dirinya tidak bohong soal masalah ini. Dimana dia, berusaha menutupi masalahnya. Namun, satu manusia terlalu kepo akan kehidupannya. "Siapa yang melakukan ini padamu?" Raut wajah Yoongi tercipta, melihat satu senyum getir Jungkook yang terulas setelah lima belas tahun lamanya, kakaknya Yoongi pulang lantaran satu warisan juga ucapan bohong soal dirinya sebagai wali. "Aku akan membunuhnya, balas dendam." Yoongi berkata sekali lagi, membuat satu badan Jungkook kaku dan ngeri. Ini bukan pertanyaan saja melainkan sebuah ancaman besar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is Not Over ✔
  • LOVE AND WAR [season1]
  • a Love for Revenge
  • Me After You
  • STEP-BOYFRIEND
  • Semesta [TERBIT]
  • BREATHE
  • Descendant (Sad Story Vkook) [END]✓
  • About Me And You (Vkook Brothership) [END]✔

"Aku tahu Kookie-ya, tapi tidak bisakah kau menahan diri? Kau sudah berada di tingkat akhir." "Kalau aku menahan diri, mereka akan memukulku. Aku tidak mau babak belur karena mereka." Kata Jungkook sambil memajukan sedikit bibirnya. Dia kesal karena sang noona seolah memojokkannya, seolah ingin Jungkook terlihat seperti pengecut. "Kalau kau terus seperti ini, jangan salahkan aku jika Appa sampai tahu." * * * "Maaf." Ucap Taehyung lirih. Jungra tersenyum sinis. "Aku tahu aku salah." Sambung pria itu. "Bagus kalau kau sadar. Tidak ada yang penting kan? Aku pergi dulu." Jungra beranjak dari tempatnya duduk, meninggalkan Taehyung seorang diri. "Kau masih mencintaiku kan?" Pertanyaan lirih yang sebenarnya ditujukan pada Jungra namun terlalu lirih hingga gadis itu tak mendengar. Taehyung tersenyum tipis. Tak masalah, dia akan menanyakannya lain waktu. * * * "Aku sudah bersabar. Aku selalu bersabar. Tapi setelah mendengar Appa berkata seperti itu, aku merasa tidak ada lagi harapan. Appa tetap melarangku kan? Kenapa Noona tidak mengatakannya sejak awal?" Jungkook menangis karena sangat sedih sekaligus merasa ditipu oleh noona-nya sendiri. _________________ -Kim Taehyung -Jeon Jungra (oc) -Jeon Jungkook -Min Yoongi -Jung Chaeyeon -etc ______________ CERITA FIKSI ©Riri

More details
WpActionLinkContent Guidelines