SCP : Protected Asset #1

SCP : Protected Asset #1

  • WpView
    Reads 1,071
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 31, 2022
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Rigel Lauren akhirnya berhasil menjadi reporter siaran berita, setelah berjibaku dengan dunia podcast dan siaran radio. Hingga suatu hari, Stevan datang membawa kutukan. Ia telah ditandai oleh sebuah entitas mengerikan untuk dibunuh. Kejadian itu serta-merta membawa Rigel pada sebuah konspirasi besar dalam organisasi rahasia SCP. Kekacauan besar terjadi di perkotaan tengah gurun. SCPs yang lepas tak terkendali dan mulai menyerang siapapun yang berhasil melihat wajahnya. Sedangkan, Rigel mencoba menelusuri siapa dalang dibalik lepasnya SCP-096 yang sangat berbahaya. Bisakah Rigel membongkar semuanya? Atau malah, ia berhasil dibungkam oleh 'dalang' tersebut? _____________ Genre: Sci-fi, Action, Military Source: scp-wiki.wikidot.com Copyright: Creative Common / Attribution-ShareAlike ©dean_floyd 2021
(CC) Attribution-ShareAlike
#383
psychological
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • in ROOM
  • DUDA COOL(END)
  • MONTEROS: CITY OF SILENCE [√]
  • Way Of Life
  • gate;universe
  • The Murder Of Vietta [ END ]
  • Di Balik Selubung Realita
  • The Bloodlines Of Vampxyia [ON GOING]
  • Kiara's Secret
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines