Caramel Macchiato [SELESAI]

Caramel Macchiato [SELESAI]

  • WpView
    Reads 1,412
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 19, 2022
Dalam kamus seorang Caramel, gak ada namanya balikan sama mantan. Tapi apa daya kalau mantannya itu anak baru pindahan dari kota kembang. Bayang-bayang kenangan bersama sang mantan kembali terngiang. Ditambah rasa pedulinya yang tersirat, membuat Amel perlahan luluh. Gawat!!! Masa iya dirinya mau melanggar kamus hidupnya sendiri. Samara bilang, "udah terima aja." Cecil bilang, "jangan balikan, sama aja kayak membaca buku yang sama." Derrel bilang, "kasian dia, gamon mulu hidupnya." Ansell bilang, "coba aja buka dulu hatinya. Kalau gak bisa juga yaudah biarin aja, paling dia terjun ke jurang." Nyatanya melupakan mantan tidak semudah itu. Lantas Amel harus ikut siapa hei! ❥❥❥❥ Cerita karya orisinil. Apabila ada kesamaan nama dan tempat itu hanya imajinasi penulis. Gak suka sama alurnya? yaudah gak usah dibaca, gitu aja ribet! SALAM HANGAT DARI AKU UNTUK KALIAN ♡
All Rights Reserved
#779
egois
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN (END)
  • Gara-gara Sepucuk Surat
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Mentari Tanpa Sinar
  • [2]Mak Comblang Kepepet Cinta✓
  • RAIN [END]
  • Epilog Tanpa Prolog
  • CEZALINE
  • Caramel (END)
  • Labil. // completed

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines