hi, hadwin : beautiful eyes

hi, hadwin : beautiful eyes

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 30, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"By, Negara mana yang ingin kau kunjungi?" Areta bertanya kepada sang pemilik mata biru yang sedang tiduran dipahanya. "Italy" jawabnya singkat. "why?" Areta Mulai tertarik, "kau penasaran sama rasa pizza buatan italy?" sambungnya lagi dengan sedikit lelucon. sang pemilik mata biru pun bangkit dari baringnya hingga terduduk dan tertawa kecil mendengarkan kalimat yang keluar dari mulut kekasihnya. kini mata mereka saling bertemu dan intens, tatapan yang teduh penuh kasih sayang. "apa kau penasaran sayang?" jawab sang pemilik mata biru yang tidak lepas dari senyuman nya. ... Ada apa sih dengan negara italy? Sehingga pemilik mata biru itu tertarik dengan negara itu? Baca ke ceritaku yuk.. jika penasaran.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Waktu Bersamamu
  • Pilih Aku Atau Dia (END)
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Impossible Wish
  • My Queen ( END )
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • HARUSKAH KAU PERGI
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Vira Ayunda[On Going]Revisi✓

"Aku paham. Namun, kamu butuh pelukan itu. Kenapa menghidariku setelah pulang dari luar kota sampai sekarang, Ngel?" tanya Brama. Deg! Mendengar pertanyaan Brama, Angel memejamkan mata dia merasakan guyuran hujan yang semakin deras jatuh ke kepala dan wajahnya. Jujur, dari hati yang paling dalam, dia menjauhi Brama karena Angel tak ingin kehilangan seperti yang terjadi pada Fahmi, walau pun dia tidak akan membandingkan keduanya. Angel hanya tidak mau hal itu terulang lagi. Setelah membuka mata, menghela napas dan menyisirkan rambutnya yang basah itu ke belakang dengan tangan kanan, Angel memandang depan. "Tak apa, Bram. Kamu nggak perlu tahu," jawab Angel. Jawaban itu membuat Brama kembali menghampiri Angel dan dia berdiri di hadapan Angel dengan posisi menyamping, sedangkan Angel dia menoleh kepada Brama. Namun, matanya memandang ke arah lain. Brama pun mengangkat dagu Angel dengan jari telunjuknya agar dia dapat memandang wajahnya. "Kalau kamu nggak mau mejawab atas pertanyaanku, biar aku cari tahu sendiri, Ngel," kata Brama masih dengan posisi yang sama. 🌼🌼 Kisah ini berlanjut, Brama dan Angel semakin dalam untuk mencari jawaban tersebut. Apakah jawaban itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines