Minggu yang Hampir Gelap

Minggu yang Hampir Gelap

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Mar 23, 2022
Di luar terdengar sayup-sayup bunyi guntur menerobos dinding kesepian. Udara terasa cukup menggigilkan bagi beton-beton yang sejak lama berdiri di keramaian Ibu kota. Saat itu belum cukup malam bagi kebanyakan kelip lampu yang selalu siaga menjadi penerang untuk mata yang tak lelah memandang, namun langit sudah cukup gelap bagi sebagian orang yang tak sabar merebahkan diri pada gumpalan kapuk di kamar tidurnya. Namun seperti hari-hari sebelumnya, Andri terlihat sedang terduduk di sebuah sudut kedai kopi langganannya. Senin hingga Jumat pukul 18.30 ketika semua pekerjaannya telah tuntas, Secangkir robusta yang disajikan dengan metode Vietnam Drip selalu menjadi pemanis untuk hari-harinya yang pahit. Seperti hari-hari sebelumnya Ia terduduk dengan rokok ditangannya, matanya memandang lalu-lalang kendaraan yang melintas di balik jendela
All Rights Reserved
#51
musisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Falling for You - TERBIT
  • Come Back to Bed 1
  • BAND AID
  • Nostalgia
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • [END] Sunday Morning
  • regret
  • Melodi Tak Terdengar

Apa susahnya mencari pengganti? Apalagi ini hanya sekertaris pengganti. Bukan istri atau pacar pengganti kan? Lalu kenapa dia bisa berakhir disini? Bersama gadis konyol yang selalu mengganggunya setiap hari. Bukan hanya tatapan polos atau senyum jenakanya. Tapi juga ulah absurd gadis itu. Dari mulai selalu menjawab apa yang dia tanya dengan pertanyaan lainnya, atau memberikan jawaban asal hingga Rafi kesal. Rafi menggelengkan kepalanya. Dara hanya bisa menggaruk kepalanya heran. Harusnya laki-laki ini pintar kan? Tapi kenapa dia bertanya hal-hal aneh dan meminta hal-hal yang mustahil. Misalkan, membuat kopi dengan komputer, itu mustahil kan? Belum lagi pertanyaan aneh soal alat transportasi. Dan selera humornya buruk sekali. Dia selalu marah-marah jika Dara mulai melucu. Kasihan dia, mungkin hidupnya berat sekali, begitu pikir Dara. Ini kisah tentang El Rafi Darusman. Pria serius dan kaku yang menikah dengan pekerjaannya. Dia dididik keras sejak kecil dengan semua peraturan agar bisa menjadi penerus dinasti keluarganya. Tapi ini semua jadi berantakan, ketika dia bertemu Dara. Gadis absurd yang memporakporandakan perasaannya. Bagaimana kisah mereka? Kalau kata Aimi, "Aku kutuk biar kamu jatuh cinta sejatuh-jatuhnya biar tahu rasa." Kalau kata Cynthia, "I have my own love story, so did Aimi and we hope...you will have it soon." Kalau kata Prasetyo, "One day Raf, one day. Kita diciptakan berpasang-pasangan kan." Kalau kata Brayuda, "The hell Man, just go for it. Banyakan mikir lo. Kelamaan." [Sebagian cerita sudah dihapus untuk kepentingan penerbitan. Cek pada profile ya untuk keterangannya.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines